Kualitas Jalan Provinsi di Jatim 2024 Naik Tipis, 10,39 Persen Kondisinya Tidak Mantap

01 - Jul - 2025, 09:17

Perbaikan jalan provinsi di Kediri, Jatim. (Foto: DPU Bina Marga Jatim)


JATIMTIMES - Kualitas jalan provinsi di Jawa Timur (Jatim) mengalami peningkatan tipis pada 2024 dibandingkan tahun 2023. Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat, pada 2024 masih terdapat 10,39 persen jalan provinsi di Jatim dalam kondisi tidak mantap (permukaan jalan rusak dan rusak berat).

"Pada tahun 2024, proporsi jalan provinsi yang memiliki kondisi permukaan mantap mencapai 89,61 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2023, meskipun peningkatannya tidak terlalu signifikan," ungkap Kepala BPS Jatim Zulkipli, Selasa (1/7/2025).

Baca Juga : Hasan Ali dan Sunan Kudus: Sebuah Eksekusi yang Dipalsukan Sejarah

Pada 2023 lalu, jalan provinsi di Jatim dengan kondisi mantap mencapai 89,25 persen, dan 10,75 persen tidak mantap. Zulkipli menilai, salah satu faktor yang mungkin berkontribusi terhadap perbaikan kualitas jalan provinsi ini adalah pelaksanaan perawatan rutin yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jatim.

"Meskipun kenaikan proporsi ruas jalan provinsi yang berstatus mantap (kondisi baik dan sedang) tidak terlalu signifikan, secara keseluruhan kualitas prasarana jalan provinsi di Jawa Timur dinilai masih sangat baik," urainya.

Namun demikian, proporsi kualitas jalan selama tiga tahun terakhir, tidak lebih baik dibandingkan tahun 2018-2021. Sepanjang periode 2018-2021, proporsi jalan provinsi dengan kondisi mantap selalu melebihi 90 persen.

Kendati begitu, Zulkipli menegaskan bahwa kondisi permukaan jalan provinsi di Jatim secara umum tergolong mantap selama periode 2017 hingga 2024. "Persentase jalan dalam kondisi mantap terendah tercatat pada tahun 2017, yakni 88,87 persen, sedangkan persentase tertinggi dicapai pada tahun 2021 sebesar 93,66 persen," tandasnya.

Lebih lanjut, ia berpendapat, kondisi infrastruktur jalan yang terjaga ini merupakan modal penting bagi kemajuan daerah. Kualitas jalan yang baik, menurutnya bukan sekadar tentang kelancaran perjalanan. Kondisi jalan memainkan peran strategis sebagai pendongkrak pemerataan pembangunan ekonomi di berbagai sektor.

"Mulai dari sektor pertanian yang mengandalkan distribusi hasil bumi yang cepat dan aman, sektor perdagangan yang memerlukan efisiensi logistik, hingga sektor jasa yang mengutamakan aksesibilitas, semuanya akan merasakan dampak positif secara signifikan dari tersedianya jaringan jalan yang mumpuni," paparnya.

Lebih dari itu, ia menambahkan, kualitas jalan yang baik secara langsung meningkatkan konektivitas antar wilayah. Kabupaten dan kota di seluruh penjuru Jatim menjadi lebih terhubung dengan lancar.

Baca Juga : Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Naik per 1 Juli 2025 di Jatim, Ini Rinciannya

Zulkipli menilai, peningkatan konektivitas ini diharapkan mampu menjadi “jembatan penghubung” yang vital bagi produk-produk ekonomi. Barang dan jasa yang dihasilkan di sentra-sentra produksi suatu wilayah dapat dengan lebih mudah, cepat, dan efisien mencapai pasar di kabupaten/kota lainnya di dalam provinsi. 

"Menjaga dan bahkan terus meningkatkan kualitas jalan provinsi bukan hanya investasi infrastruktur fisik, melainkan juga investasi untuk percepatan dan pemerataan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur secara menyeluruh. Ketersediaan jalan yang baik adalah urat nadi yang menghidupkan aktivitas ekonomi lintas sektor dan wilayah," tegasnya.

Sebagai informasi, menurut Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004, jalan provinsi terdiri dari jalan strategis provinsi dan jalan kolektor dalam sistem jalan primer yang menghubungkan ibukota provinsi dengan ibukota kabupaten atau kota lainnya. SK Gubernur Jatim Nomor 188/210/KPTS/013/2023 tanggal 11 Mei 2023 menyebut, total panjang jalan provinsi Jatim pada tahun 2023 adalah 1.671,57 kilometer.

Namun, BPS Jatim menggunakan SK Gubernur Jatim Nomor 188/128/KPTS/013/2016 sebagai sumber data untuk menghitung panjang jalan provinsi di Jatim. Sebab, SK tersebut juga masih dipakai oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jatim untuk menilai panjang jalan provinsi.


Topik

Transportasi, Jalan Provinsi, perbaikan jalan, Jawa Timur, BPS Jatim,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette