Houthi Akui Serangan ke Israel Bersama Iran, Rudal Balistik Hantam Kota Jaffa
Reporter
Publisher Jatim Times
Editor
Redaksi
15 - Jun - 2025, 09:55
JatimTIMES.com – Untuk pertama kalinya, kelompok Houthi secara terbuka mengakui bahwa serangan rudal mereka ke wilayah Israel dilakukan dalam koordinasi langsung dengan Iran. Pernyataan ini menguatkan dugaan keterlibatan Teheran dalam eskalasi konflik kawasan Timur Tengah yang kian memanas sejak perang Israel-Hamas meletus pada Oktober 2023.
Dalam pernyataan resmi yang disiarkan televisi pada Minggu (15/6/2025), juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, menyebut pihaknya telah menargetkan kota Jaffa, wilayah Israel tengah, menggunakan sejumlah rudal balistik dalam 24 jam terakhir.
Baca Juga : Polisi Minta Korban Eksibisionis Segera Laporan
"Sebagai bentuk dukungan untuk rakyat Palestina dan Iran yang tertindas, operasi ini kami lakukan bersama dengan tentara Iran terhadap musuh kriminal Israel," ujar Sarea dalam siaran televisi, dikutip dari Reuters.
Sistem Peringatan Israel Aktif, Belum Ada Respons Resmi
Militer Israel sebelumnya melaporkan bahwa sistem peringatan dini rudal diaktifkan di beberapa wilayah setelah deteksi peluncuran rudal dari arah Yaman dan Iran. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait dampak atau korban dari serangan tersebut.
Pada Jumat (13/6), Israel juga menyebut bahwa sebuah rudal dari arah Yaman jatuh di wilayah Hebron, Tepi Barat, namun saat itu Houthi belum mengklaim serangan tersebut.
Ketegangan Meningkat: Israel vs Iran dan Houthi
Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya tensi militer antara Israel dan Iran, yang saling melancarkan rudal sejak pekan lalu. Israel meluncurkan operasi militer besar terhadap target Iran, yang kemudian direspons dengan serangan balik oleh Teheran dan sekutunya, termasuk Houthi.
Baca Juga : Korban Terus Berjatuhan, 10 Orang Tewas Akibat Serangan Balasan Iran ke Israel
Kelompok Houthi—yang secara luas diketahui mendapat dukungan logistik dan militer dari Iran—telah rutin meluncurkan rudal ke arah Israel sejak konflik Gaza pecah. Meski sebagian besar berhasil dicegat sistem pertahanan udara Israel, serangan demi serangan terus berlangsung.
Sementara itu, Amerika Serikat (AS) sebelumnya juga melakukan serangan udara intensif terhadap posisi Houthi di Yaman sebagai respons atas ancaman terhadap jalur pelayaran internasional di Laut Merah. Namun, serangan itu dihentikan setelah Houthi menyatakan akan menghentikan aksi mereka terhadap kapal-kapal AS.
