Cara Simpan Daging Kurban di Kulkas Agar Tahan Lama dan Tetap Bergizi
Reporter
Mutmainah J
Editor
Nurlayla Ratri
06 - Jun - 2025, 10:31
JATIMTIMES - Perayaan Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban seperti sapi, kambing dan domba. Tak heran jika stok daging melimpah di mana-mana selama momen ini.
Akan tetapi, seringkali daging kurban yang diterima tidak habis dikonsumsi dalam sehari. Jika tidak sembarangan, daging bisa cepat rusak dan kehilangan kualitas gizinya.
Baca Juga : Apa Dampak Tambang Nikel di Raja Ampat? Ini Penjelasannya
Agar tidak terjadi seperti itu, sobat JatimTIMES perlu mengetahui bagaimana cara menyimpan daging kurban agar tetap awet dan tidak kehilangan gizinya.
Cara Simpan Daging Kurban agar Awet dan Tetap Bergizi
Chef Degan Septoadji dan Chef Stefu Santoso menyarankan agar daging kurban sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum disimpan. Menurut keduanya, hal itu penting dilakukan untuk memastikan kebersihan daging.
"Daging kurban kan kadang motong ada yang di jalanan, di taman, kemudian taruhnya di jalanan, di terpal. Kalau saya menyarankan lebih baik dicuci bersih. Kemudian tidak ditaruh di pendingin karena kan masalahnya dari tempat, suhu, dan alas yang dipakai kan kita nggak tahu kebersihannya," kata chef Stefu Santoso, dikutip dari detikFood Jumat (6/6/2025).
Chef Degan turut menjelaskan, "Kalau daging dicuci, sebelum disimpan harus dilap sampai kering (tidak berair). Simpan di wadah kedap udara, lalu masukkan freezer." jelasnya.
Suhu Ideal Menyimpan Daging Kurban
Suhu untuk menyimpan daging kurban dalam kulkas juga tak boleh sembarangan. Terdapat suhu ideal agar daging tetap segar maksimal.
Chef Stefu mengatakan, "Kalau di kulkas hanya 3 hari. Tapi kalau mau lebih dari seminggu, sebaiknya simpan di kondisi beku," katanya.
"Suhu untuk menyimpan daging idealnya 0 derajat Celcius, dari -2 sampai +2 intervalnya. Di chiller maksimal 3 hari. Mendingan dibekukan kalau mau lebih dari 3 hari," tambah Chef Stefu.
Pisahkan Antara Daging Sapi dan Kambing
Baca Juga : Lumajang dan Awal Islamisasi Jawa: Arya Pinatih, Sunan Giri, dan Arya Tepasana
Ketika mendapatkan jatah daging kurban berupa daging sapi dan kambing, pastikan penyimpanannya dipisah. Mengutip detikBali, hal ini bertujuan untuk menghindari munculnya aroma yang tidak sedap di mana biasanya berasal dari daging kambing.
Pemisahan daging sapi dan kambing juga berfungsi agar tak salah mengolahnya. Karena ada sebagian orang yang tak menyukai daging kambing.
Perhatikan Wadah Penyimpanan
Wadah untuk menyimpan daging kurban juga sebaiknya dipilih dengan tepat. Jangan asal menyimpan daging kurban di dalam plastik, karena akan melekat ke permukaan daging saat proses pembekuan.
Lebih baik menggunakan wadah kedap udara berupa stoples atau container. Chef Degan menjelaskan, "Dinginkan dan masukkan wadah yang kedap udara (air-tight) dan masukkan kulkas. Kalau mau lebih lama lagi, masukkan vacuum-pack dan simpan di freezer."
