Kalah dari PSG, Arteta dan Raya Yakin Arsenal Bisa Balikkan Keadaan di Leg Kedua

30 - Apr - 2025, 11:42

Manajer Arsenal Mikel Arteta memberi tepuk tangan kepada para penggemar saat pertandingan berakhir (Foto: Kieran McManus / Shutterstock Editorial / Profimedia)


JATIMTIMES - Arsenal dipaksa tunduk 0-1 oleh Paris Saint-Germain (PSG) di leg pertama semifinal Liga Champions 2025. Gol cepat Ousmane Dembélé di menit ke-4 membawa tim tamu unggul di Emirates Stadium, Rabu (30/4) dini hari WIB.

Meski kecewa, pelatih Mikel Arteta dan kiper David Raya tetap optimistis bisa membalikkan keadaan saat bertandang ke Paris pekan depan. 

Baca Juga : Konsistensi Ekraf di Kota Malang Diapresiasi Kementerian Ekonomi Kreatif

PSG mencetak gol lewat serangan rapi yang melibatkan 26 umpan sebelum diselesaikan oleh Dembélé. Ini menjadi gol tercepat Arsenal terima di fase gugur Liga Champions sejak Edinson Cavani mencetak gol dalam 42 detik pada tahun 2016, juga untuk PSG. 

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengakui kekalahan ini membuatnya kecewa. Namun, ia menekankan bahwa masih ada peluang besar di leg kedua nanti. 

"Kami kecewa dengan hasilnya, kami sudah memberikan segalanya dalam pertandingan ini," ujar Arteta, dikutip Amazon Prime, Rabu (30/4/2025). 

"Di 10-15 menit awal, kami kesulitan membangun momentum dan menguasai permainan seperti yang kami inginkan. Kami tidak efisien dalam merebut bola dan itu memberi kami beberapa masalah. Tapi setelah itu, tim tampil semakin baik. Sedikit mengecewakan karena kami tidak bisa setidaknya meraih hasil imbang." tambah Arteta. 

Ia juga menyoroti efektivitas serangan PSG dan mengakui kualitas individu lawan. "Itu memang berbahaya, dan kami harus memberi mereka kredit. Mereka keluar dari tekanan yang ketat. Kami punya tujuh pemain di belakang bola, tapi mereka sangat klinis." ungkapnya. 

"Terkadang kita hanya bisa mengakui bakat dari seorang pemain. Ini baru babak pertama dan kami masih punya peluang besar untuk lolos ke final," tegas Arteta. 

Kiper Arsenal, David Raya, juga menyayangkan kekalahan ini. Meski begitu, ia menilai Arsenal masih memiliki modal positif menuju leg kedua di Parc des Princes. 

"Mereka memulai pertandingan dengan cepat dan mencetak gol, lalu mendominasi 15 hingga 20 menit pertama. Tapi setelah itu, kami menguasai sebagian besar pertandingan dan menciptakan peluang. Donnarumma membuat beberapa penyelamatan bagus," ucap Raya. 

"Ini baru babak pertama. Kami ambil sisi positifnya. Mereka tim hebat, tapi semua pemain sudah bekerja keras. Kami bahkan bisa saja menang. Kami tahu mereka bagus dalam menguasai bola dan mereka memanfaatkannya. Mereka punya peluang dan berhasil mencetak gol, sementara kami punya peluang tapi gagal memanfaatkannya." tambahnya. 

Arsenal memang tak mampu mencetak gol di laga kandang Liga Champions ini, untuk pertama kalinya sejak kalah 0-2 dari Barcelona pada 2016. Ini juga kekalahan pertama Arsenal di kandang dalam 18 laga Eropa terakhir. 

Baca Juga : Hipertensi dan Stroke jadi Ancaman Nyata Kesehatan di Jatim, Deteksi Dini Lewat CT Scan Somatom Force Bisa Dilakukan

Namun Raya tetap percaya diri. Apalagi Arsenal sebelumnya berhasil menyingkirkan juara bertahan Real Madrid di perempat final. 

"Sejak menit ke-25 babak pertama kami sudah tunjukkan bahwa kami bisa menang lawan siapa pun. Sepanjang musim ini kami juga sudah buktikan bisa menang di laga tandang, jadi kami akan ke Paris pekan depan untuk menang," tegasnya. 

"Kami harus mendekati pertandingan dengan cara yang sama. Kami bermain bagus, menekan mereka, dan membuat mereka tertekan. Ayo ke Paris minggu depan." tambah Raya. 

PSG mencetak gol dengan 26 umpan dalam prosesnya, rekor tertinggi mereka di Liga Champions dan juga yang terbanyak untuk gol yang pernah diderita Arsenal dalam sejarah kompetisi ini (sejak April 2003). 

Dembélé kini tercatat sebagai pemain tersubur keempat di lima liga top Eropa musim ini, hanya kalah dari Lewandowski (40 gol), Kane (36), dan Mbappé (34). Ia sudah mengoleksi 25 gol sepanjang tahun 2025, setidaknya lima lebih banyak dari pemain manapun dalam periode yang sama. 

Arsenal sendiri akan mendapat tambahan amunisi di leg kedua. Gelandang Thomas Partey sudah bisa bermain lagi setelah menjalani skorsing, yang memungkinkan Declan Rice bermain lebih menyerang. 

Arsenal fokus di leg kedua jika ingin menjaga asa lolos ke final Liga Champions kedua mereka dalam sejarah klub. Duel leg kedua Arsenal vs PSG akan berlangsung di Parc des Princes pada 7 Mei 2025.


Topik

Olahraga, Arsenal, liga champions, Paris Saint-Germain, PSG, Mikel Arteta,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette