Menghadap Menteri Koperasi, Bupati Situbondo Usulkan Tenaga Honorer yang Dirumahkan Dapat Prioritas Bekerja di KMP
Reporter
Wisnu Bangun Saputro
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
30 - Apr - 2025, 08:02
JATIMTIMES - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menghadap Menteri Koperasi Republik Indonesia Budi Arie Setiadi berdiskusi tentang Koperasi Merah Putih yang akan menjadi motor penggerak ekonomi di desa, Selasa (29/04/2025).
Dalam diskusi itu, Mas Rio sapaan akrab Bupati Situbondo meminta kepada Menteri Koperasi agar tenaga honorer yang dirumahkan bisa diprioritaskan bekerja di Koperasi Merah Putih (KMP).
Baca Juga : Khasiat Daun Sirsak vs Daun Kelor untuk Tumor, Mana yang Lebih Ampuh?
"Pak Menteri setuju bahkan menganggap itu ide cerdas," ujar Mas Rio, Rabu (30/04/2025).
Koperasi Merah Putih akan menjadi pemain utama perekonomian di desa yang bernafaskan kesejahteraan anggotanya dan kemakmuran desa.
"Saya bersama Pak Menteri Koperasi berdiskusi panjang lebar tentang Koperasi Merah Putih. Pak Menteri mengatakan 132 desa di Kabupaten Situbondo diharapkan menjadi mesin penggerak ekonomi dengan menciptakan lapangan pekerjaan melalui Koperasi Merah Putih," jelasnya.
Lebih lanjut, Mas Rio berharap dengan terbentuk dan atau berdirinya Koperasi Merah Putih di seluruh desa se Kabupaten Situbondo dapat menyerap tenaga kerja khususnya untuk tenaga honorer yang dirumahkan.
"Tadi saya meminta kepada Pak Menteri agar tenaga honorer yang dirumahkan bisa diprioritaskan bekerja di Koperasi Merah Putih dan Pak Menteri menganggap itu ide cerdas," tuturnya.
Baca Juga : 12 Gubes UIN Malang Lolos Verifikasi Administrasi, Sosialisasi Figur Calon Rektor Jadi Langkah Berikutnya
"Dengan Koperasi Merah Putih di desa-desa, maka saya berharap bisa menyerap tenaga kerja dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta bisa memajukan kehidupan di desa," imbuh Bupati Mas Rio.
Sementara itu, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi berharap 132 desa di Kabupaten Situbondo bisa menjadi motor penggerak ekonomi dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi rakyat.
"Dengan seperti itu, sehingga desanya bisa semakin maju dan rakyatnya makin sejahtera," harap Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi.
