Ratusan Ribu Kendaraan Diprediksi Masuk Kota Malang pada Lebaran 2025

22 - Mar - 2025, 04:39

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)


JATIMTIMES - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memprediksi ratusan ribu kendaraan akan masuk ke wilayah Kota Malang. Pergerakan tersebut telah ditangkap menjelang momen Hari Raya Idul Fitri tahun 2025.

Berdasarkan catatan prediksi dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI), terjadi penurunan pergerakan orang di momen Lebaran 2025 ini. Pada tahun 2024 lalu, setidaknya ada 193 juta orang dan di tahun 2025 ini diprediksi turun menjadi 146 juta orang.

Baca Juga : Warga Selotinatah Antusias Ikuti Pemungutan Suara Ulang Kabupaten Magetan

Karena hal itu, Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengaku telah memprediksi pergerakan orang yang keluar masuk Kota Malang pada momen Lebaran tahun ini. 

Widjaja melihat, pada enam titik pantau untuk tahun 2024 lalu setidaknya ada 287.453 kendaraan roda dua, roda empat dan besar masuk ke Kota Malang. Sedangkan, yang keluar sebanyak 275.653 kendaraan.

“Dikaitkan tahun 2025 ini, diprediksi ada penurunan pergerakan manusia. Perkiraan kami untuk tahun 2025 ini, yang masuk ke Kota Malang sebanyak 281.399 kendaraan dan yang keluar 269.865 kendaraan,” ujar Widjaja, Sabtu (22/3/2025).

Widjaja menyebut penurunan tersebut karena adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan perpanjangan cuti. “Dimungkinkan, banyak yang mudik terlebih dahulu, termasuk ASN juga,” ungkap Widjaja. 

Sementara untuk pembatasan kendaraan besar pada momen Lebaran berlalu sejak 28 Maret hingga 8 April 2025. Terkecuali untuk kendaraan pengangkut sembako. 

“Kendaraan besar tidak boleh bergerak, kecuali pengangkut sembako, BBM, pakan ternak dan lainnya. Ini sesuai surat keputusan,” beber Widjaja.

Untuk itu, Dishub Kota Malang akan terus berkoordinasi dengan Polresta Malang Kota. Salah satunya untuk memetakan titik rawan kepadatan kendaraan pada momen Lebaran. 

Baca Juga : Dosen UB Hadiri Konferensi Internasional di Mesir, Beri Kuliah Mahasiswa Hukum Al Azhar

Untuk titik- titik rawan kepadatan, diprediksi terjadi di sejumlah lokasi wilayah Kota Malang. Diantaranya, di sepanjang Jalan Ahmad Yani atau mulai dari Exit Tol Singosari sampai Simpang MCC (pertigaan Jalan Ahmad Yani - Jalan L.A Sucipto) termasuk Jalan Soekarno - Hatta (Suhat). 

Kemudian, di jalan tembusan yang mengarah ke Simpang 5 Tunggulwulung Kecamatan Lowokwaru dan di persimpangan Jembatan Tunggulmas.

Selain itu, titik kepadatan lainnya, juga diprediksi terjadi di sisi selatan Kota Malang. Yakni di Simpang 3 Kacuk serta Exit Tol Madyopuro. 

“Selanjutnya, titik-titik kepadatan diperkirakan juga terjadi di dekat kawasan mal atau pusat perbelanjaan seperti sekitaran Mal Olympic Garden (MOG), Ramayana, Malang Town Square (Matos) dan Pasar Besar. Termasuk juga di kawasan oleh-oleh yang berada di Jalan Tumenggung Suryo dan Jalan Semeru,” tukas Widjaja.


Topik

Peristiwa, Mudik Lebaran, pengamanan mudik lebaran, Dishub Malang, pos pengamanan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette