IHSG Anjlok, Ucapan Prabowo soal Saham Ibarat Judi Kembali Viral
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
18 - Mar - 2025, 08:06
JATIMTIMES - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami anjlok pada Selasa (18/3/2025) siang. Hingga pukul 11.49 WIB, indeks anjlok 420,97 poin atau turun 6,58 persen ke level 6.046.
Anjloknya IHSG ini sebelumnya memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 11.19 WIB guna meredam volatilitas pasar.
Baca Juga : Terima Hasil Audit BPK, Rektor UIN Maliki Malang: Harus Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja
Di tengah gonjang-ganjing pasar saham, pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto tentang saham yang diibaratkannya seperti judi kembali menjadi viral. Prabowo sebelumnya sempat menyinggung soal risiko investasi saham dalam pidatonya di Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang pada Rabu (4/12/2024). Saat itu, ia menuturkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ia gagas telah menimbulkan reaksi dari para pelaku pasar.
"Saya tahu, saya diancam nanti harga saham akan turun. Di hari-hari pertama saya munculkan gagasan makan bergizi sudah muncul reaksi. Saya mengerti ada ancaman terbuka, ada ancaman halus," ujar Prabowo.
Lebih lanjut, ia menceritakan pengalaman seorang kawannya yang mengalami stres karena terus memantau pergerakan saham menggunakan algoritma matematika. "Tiap detik lihat TV, lihat harga saham turun 0,0 sekian, panik, hitung lagi. Haduh, hidup stres. Aku nggak mau lah. Dan saya kasih tahu, ya, main-main saham itu kalau orang kecil ya pasti kalah. Itu biasanya sama dengan judi. Yang menang ya bandar yang besar, yang kuat," tuturnya.
Baca Juga : Dukung Kelancaran Lebaran, KAI Jamin Pasokan BBM Aman dan Tepat Waktu
Prabowo juga mengingatkan masyarakat berekonomi lemah agar tidak mudah tergoda oleh janji keuntungan besar dalam investasi saham. Menurutnya, pasar modal lebih menguntungkan bagi mereka yang memiliki modal besar serta akses informasi yang lebih baik. "Saya nggak punya saham, saya bilang. Dan rakyat di desa-desa tidak punya saham. Kalau saham jatuh, ya itu pemain-pemain bursa," tegas Prabowo.
