Dokter Deddy Pranoto, Buka Praktek Bayar Seikhlasnya di Campurdarat

Reporter

Anang Basso

Editor

Dede Nana

14 - Mar - 2025, 08:13

Dokter Deddy Pranoto yang buka praktek bayar seikhlasnya di Campurdarat / Foto : Istimewa for Tulungagung Times


JATIMTIMES - Dokter Deddy Pranoto, bisa disebut dokter lain dari yang lain di kota marmer Tulungagung. Dalam memberikan layanan ke masyarakat, ia tidak menentukan tarif untuk pasien yang datang kepadanya.

Dokter yang membuka praktek di Jalan Kanigoro 1 RT 3 RW 9 Campurkuntul, Desa/Kecamatan Campurdarat ini menyerahkan keputusan biaya pelayanan ke pasien yang datang. Biaya seikhlasnya ini termasuk untuk konsultasi maupun resep yang diberikan ke pasien. 

Baca Juga : Kejari Kota Malang Lakukan RJ Kasus Iuran Uang Makam, Tersangka Terdesak Bayar Sekolah Anaknya

"Saya niatkan untuk menolong siapapun yang membutuhkan, tanpa melihat latar belakangnya," kata Dokter Deddy, Jumat (14/3/2025).

Dokter asli Pati,Jawa Tengah yang kini berusia 42 tahun ini tinggal di Tulungagung dalam rangka pekerjaan di salah satu klinik therapy. Namun, tiap Senin hingga Sabtu mulai jam 18.00 - 21.00 wib, ia meluangkan waktu untuk membuka pelayanan (praktek) pengobatan bagi masyarakat yang sakit dan membutuhkan pertolongan. 

"Jasa seikhlasnya ini berlaku bagi semua pasien yang datang," ujarnya. 

Dengan memberikan pelayanan sebaiknya, pasien Dokter Deddy, tanpa sungkan bisa memberikan jasa seikhlasnya dengan cara menaruh diamplop/yang tunai dan dimasukkan di dalam kotak yang disediakan praktek selepas dilakukan pemeriksaan dan konsultasi. 

"Tentu saja, obatnya kita berikan semacam resep atau catatan untuk membeli sendiri di apotik sesuai dengan keluhan yang diderita pasien," ungkapnya. 

Lulusan Universitas Diponegoro Semarang yang pernah menjadi dokter di RS Panti Rapih - Yogyakarta), dokter penanganan Covid19 di Maluku Utara -Ternate dan dokter di Perusahaan Pertambangan di Maluku Utara - Halmahera utara ini menuturkan, tidak semua orang sakit mampu membayar biaya pengobatan. Bahkan, menurut Deddy, banyak pasien yang sakit lebih memilih akses berobat gratis dengan risiko antre cukup lama untuk ditangani. 

"Tidak banyak yang memutuskan memilih pergi ke dokter praktek, karena dalam fikiran mereka pasti akan keluar biaya mahal. Pasien kemudian memilih akses pengobatan gratis atau program pemerintah di fasilitas umum kesehatan," terangnya. 

Baca Juga : Fenomena Viralnya Minuman Magic Water, Begini Respons Dokter Dion bagi Kesehatan

Lanjut Dokter Deddy, tugas dan kewajiban seorang dokter adalah melayani pasien. Fungsi sosial ini paling utama sebagaimana sumpah jabatan profesi kedokteran. 

"Prinsipnya, kesehatan dan keselamatan pasien harus didahulukan, melebihi apapun termasuk soal ada dan tidaknya biaya," tuturnya.

Bagi dokter Deddy, dedikasi dan keberpihakan pribadi masing-masing dokter akan berpengaruh pada cara memberikan pelayanan. "Bagi yang mampu untuk membayar pelayanan sebesar apapun tidak ada masalah. Namun, bagi yang tidak mampu bukan berarti hanya punya satu pilihan untuk mengikuti prosedur pelayanan gratis. Di sinilah saya terpanggil, bahwa dengan memberikan pelayanan seikhlasnya bagi masyarakat yang sakit bisa kita berikan penanganan," paparnya.

Pasien dengan kondisi sakit, adalah orang yang terkena musibah. Tidak serta merta saat seseorang terkena musibah berupa datangnya penyakit atau kecelakaan telah mempersiapkan biaya untuk pengobatan.


Topik

Profil, dokter deddy pranoto, dokter di tulungagung,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette