Mengaspal Pekan Depan, 90 Angkot Disiapkan Jemput Pelajar Kota Malang
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
28 - Aug - 2026, 07:34
JATIMTIMES – Program Angkot Pelajar Gratis di Kota Malang mulai memasuki tahap akhir sebelum resmi beroperasi. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan sekitar 90 angkot untuk melayani pelajar secara cuma-cuma.
Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelesaikan sosialisasi kepada para pengemudi. Sosialisasi tersebut berkaitan dengan prosedur operasional angkot pelajar gratis.
Baca Juga : Blogger dan Vlogger Nasional Intip Pendidikan Vokasi Honda di SMK Muhammadiyah 2 Genteng
“Setelah sosialisasi mulai jalan, Insyaallah mulai Senin,” ujar Jaya belum lama ini.
Puluhan angkot yang disiapkan juga telah dilengkapi GPS dan stiker khusus sebagai penanda kendaraan program. Pemasangan perangkat tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis sebelum layanan berjalan.
Menariknya, rute angkot pelajar gratis tidak hanya mengandalkan jalur bus sekolah yang sudah tersedia. Dishub akan menambah sejumlah rute untuk menjangkau kawasan yang selama ini belum terlayani transportasi khusus pelajar.
“Nanti rutenya sesuai dengan jalur bus sekolah yang sudah ada di Kota Malang. Jalur bus sekolah itu ada 15-an, lalu juga ditambah rute jalur yang belum terjangkau,” jelasnya.
Dengan skema tersebut, angkot pelajar gratis diharapkan tidak sekadar menjadi pengganti bus sekolah. Layanan ini juga diarahkan untuk memperluas jangkauan transportasi publik bagi pelajar di Kota Malang.
Pelajar juga tidak perlu membawa kartu identitas khusus untuk menggunakan layanan tersebut. Selama mengenakan seragam sekolah, mereka dapat memanfaatkan angkot pelajar gratis.
Baca Juga : Aksi Ratusan Massa di Kayutangan Malang Bawa 5 Tuntutan, 463 Personel Gabungan Disiagakan
Pemerintah Kota Malang mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,9 miliar per tahun untuk menjalankan program tersebut. Anggaran itu mencakup kebutuhan operasional, perawatan, pengawasan hingga insentif bagi pengemudi.
Program ini sekaligus diarahkan untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar. Terutama bagi siswa yang belum cukup umur untuk mengendarai kendaraan bermotor sendiri.
Dengan bertambahnya cakupan rute, Dishub berharap angkot pelajar gratis bisa menjadi salah satu alternatif transportasi yang benar-benar digunakan pelajar. Bukan hanya menjadi program gratis, tetapi juga mampu mengurangi beban lalu lintas di sejumlah kawasan Kota Malang.
