Angkot Pelajar Gratis Malang Segera Jalan, 73 Unit Sudah Dipasangi GPS

25 - Aug - 2026, 07:21

ilustrasi.(Foto: Istimewa).


JATIMTIMES  - Program angkutan pelajar gratis di Kota Malang mulai memasuki tahap persiapan teknis. Dari kebutuhan sekitar 80 angkot, sebanyak 73 unit kini telah dipasangi GPS.

Pemasangan GPS menjadi salah satu syarat sebelum angkot digunakan untuk melayani pelajar. Dishub Kota Malang juga mulai menempelkan stiker khusus sebagai penanda angkutan pelajar gratis.

Baca Juga : Teladan Rasulullah Hadapi Perundungan, Pesan Maulid MTsN 1 Kota Malang untuk Pelajar

Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan jumlah angkot yang telah disiapkan masih memungkinkan bertambah. Sebab, kebutuhan ideal program tersebut mencapai sekitar 80 unit.

Namun, penambahan armada tidak sekadar mengejar jumlah. Dishub masih memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi, termasuk STNK serta SIM.

"Kan kami periksa, ada yang kurang STNK dan SIM tidak ada," kata Jaya sapaan akrabnya.

Persoalan teknis tersebut menjadi salah satu tahapan yang harus dibereskan sebelum program benar-benar berjalan. Dishub tidak ingin armada yang digunakan belum memenuhi persyaratan.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah menyiapkan skema pembayaran kepada para sopir. Mekanismenya akan melibatkan koperasi sebagai pihak yang membayarkan ongkos pengemudi.

Skema pembayaran tersebut mengadopsi pola buy the service (BTS) seperti yang diterapkan pada layanan Bus TransJatim. Pembayaran nantinya dihitung berdasarkan jarak tempuh kendaraan dalam sehari.

Baca Juga : Kepala Biro AAKK UIN Malang Dorong Maba Kenali Sistem Kampus Sejak Semester Pertama

"Pembelian layanannya sesuai dengan biaya operasional kendaraan atau BOK. Kami mengacu ke TransJatim dan peraturan Menteri Perhubungan," jelasnya.

Dengan skema tersebut, besaran pembayaran akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Dishub menyebut persiapan teknis dan skema pembiayaan terus dimatangkan agar layanan dapat segera berjalan.

Targetnya, angkutan pelajar gratis mulai beroperasi pada bulan ini. Rute yang disiapkan tetap mengacu pada jalur bus sekolah, sekaligus menyasar kawasan sekolah yang belum terjangkau layanan tersebut.

Salah satunya adalah kawasan SMPN 26 dan SMPN 28. Dengan tambahan rute angkot, Dishub berharap akses pelajar menuju sekolah tidak lagi bergantung pada ketersediaan layanan bus sekolah. "Secepatnya, insya Allah bulan ini," kata Jaya.


Topik

Transportasi, Angkutan Pelajar, Kota Malang, angkutan gratis, dishub, Pemkot Malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette