UIN Malang Gandeng ICDeC, Perkuat SDM di Tengah Kebutuhan Teknologi Semikonduktor

21 - Aug - 2026, 05:48

Penandatanganan MoU UIN Maliki Malang dan Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDeC) (ist)


JATIMTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang memperluas kerja sama di bidang teknologi dengan menggandeng Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDeC).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Rektor UIN Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si. dan Ketua ICDeC Prof. Trio Adiono di Ruang Rektor UIN Malang, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga : Wali Kota Batu Sarapan Bersama Petugas Kebersihan, Bahas Beban Kerja Saat Libur

Kerja sama ini diarahkan pada penguatan kompetensi dan pengembangan inovasi teknologi, khususnya bidang yang berkaitan dengan kebutuhan teknologi masa depan.

Langkah tersebut muncul ketika penguasaan teknologi semikonduktor dan desain chip semakin penting dalam perkembangan industri digital. Teknologi tersebut menjadi fondasi berbagai perangkat modern, sementara kebutuhan terhadap sumber daya manusia dengan kompetensi khusus di bidang tersebut terus berkembang.

1

Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Nur Diana mengatakan, kampus ingin memastikan kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen.

“Harapannya, hasil dari MoU ini dapat memberikan keberdampakan bagi sivitas akademika UIN Malang ke depan,” kata Prof. Ilfi.

Ia menilai dampak kerja sama perlu diarahkan secara nyata kepada sivitas akademika. Terutama mahasiswa dan dosen yang dapat menjadi bagian dari pengembangan kompetensi serta inovasi teknologi.

“Jadi, MoU ini bukan hanya sebatas dokumen kerja sama,” ujarnya.

Prof. Ilfi mengatakan, ruang kolaborasi dengan ICDeC dapat menjadi salah satu pintu untuk memperluas jejaring teknologi UIN Malang.

“Yang penting adalah bagaimana kerja sama ini nantinya bisa memberikan manfaat bagi sivitas akademika,” katanya.

Baca Juga : Komisi E DPRD Jatim Apresiasi Rencana Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS

Dalam penandatanganan tersebut, sejumlah unsur pimpinan UIN Malang turut hadir, di antaranya Dekan Fakultas Teknik, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, serta Kepala Biro AUPK.

Kerja sama dengan ICDeC juga berkaitan dengan agenda pengembangan teknologi yang sebelumnya telah dilakukan Fakultas Teknik UIN Malang melalui UIN Malang Future Technology Forum 2026.

Forum tersebut mengangkat tema “Semiconductor, Drone & Smart Machine: Building UIN Malang’s Future Technology Ecosystem”. Semikonduktor, drone, dan mesin cerdas menjadi bagian dari pembahasan dalam upaya memperkenalkan perkembangan teknologi strategis kepada lingkungan akademik.

Pengembangan bidang tersebut, kata Ilfi, tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teori. Kebutuhan industri terhadap tenaga yang memahami teknologi semikonduktor, desain chip, kecerdasan mesin, dan teknologi digital membutuhkan proses pembelajaran yang terhubung dengan riset serta praktik.

Kolaborasi dengan ICDeC membuka ruang bagi UIN Malang untuk mengembangkan kompetensi tersebut melalui jejaring teknologi dan akademik. Mahasiswa dan dosen dapat diarahkan untuk terlibat dalam pengembangan pengetahuan dan inovasi yang berkaitan dengan teknologi strategis.

Tahap berikutnya menjadi penting karena keberadaan MoU perlu diterjemahkan ke dalam program yang terukur. Penguatan kompetensi mahasiswa, pengembangan riset, kolaborasi teknologi, hingga kemungkinan pengembangan proyek di bidang semikonduktor menjadi ruang yang dapat dikembangkan dari kerja sama tersebut.


Topik

Pendidikan, UIN Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim, ICDeC, Teknologi Semikonduktor,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette