Gempa Susulan di Flores Capai 2.768 Kali, BMKG: Aktivitas Masih Fluktuatif

Reporter

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

19 - Aug - 2026, 10:05

Ilustrasi gempa. (Foto dari Pixabay)


JATIMTIMES - Aktivitas kegempaan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlangsung setelah gempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ribuan gempa susulan terjadi hingga Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah gempa susulan telah mencapai 2.768 kejadian. Dari ribuan gempa tersebut, kekuatan terbesar tercatat mencapai M 6,2. Sedangkan gempa dengan magnitudo terkecil berada di angka M 1,1.

Baca Juga : Aktivis Ini Tantang Wamendikti Stella Christie Buka Data Camaba Tak Mampu Bayar UKT

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyasmata, mengatakan data tersebut merupakan hasil pemantauan hingga 19 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB atau 06.00 WITA. "Total gempa bumi susulan hingga tanggal 19 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB atau 06.00 WITA, sebanyak 2.768 kejadian. Magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,1," kata Arief.

Arief menjelaskan, dari total 2.768 gempa susulan yang tercatat,  24 kejadian memiliki magnitudo di atas 5.

Sementara itu, terdapat 81 gempa susulan yang dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak maupun sekitarnya.

ΔΉ

1

secaracara fluktuatif. "Dari grafik peluruhan masih fluktuatif dan belum terlihat jelas pola peluruhannya," ujar Arief.

Kondisi ini membuat masyarakat di wilayah terdampak masih perlu meningkatkan kewaspadaan. BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas gempa di Flores dan daerah sekitarnya.

BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan masih dapat berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Berdasarkan pemantauan saat ini, aktivitas tersebut diperkirakan mulai lebih stabil dalam rentang dua hingga tiga minggu. "Estimasi sekitar dua sampai tiga minggu ke depan akan stabil," kata Arief.

Meski demikian, masyarakat diimbau tidak panik dan tetap mengikuti informasi yang disampaikan melalui kanal resmi BMKG.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi mengenai gempa yang belum jelas sumbernya. Informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dikhawatirkan justru menimbulkan keresahan, terutama bagi warga yang masih berada di lokasi terdampak.

Baca Juga : Konstruksi Lapuk, Atap Masjid Al Islah di Kedungkandang Malang Ambruk

Korban Gempa Flores Bertambah Menjadi 70 Orang

Di tengah aktivitas gempa susulan yang masih berlangsung, proses pencarian dan penanganan korban juga terus dilakukan oleh tim gabungan.

Basarnas sebelumnya menyampaikan perkembangan terbaru penanganan gempa NTT. Hingga Selasa (18/8/2026) pukul 23.30 WIB, jumlah korban yang berhasil dihimpun mencapai 202 orang.

Direktur Operasi Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo mengatakan, dari jumlah tersebut, 70 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka-luka.

"Sampai dengan hari ketiga kemarin, pukul 23.30 WIB, telah kami kompulir, total korban adalah 202 orang, meninggal dunia 70 orang dan luka-luka 132 orang," kata Yudhi dalam konferensi pers, Selasa (18/8).

Dari 132 korban luka, sebanyak 40 orang mengalami luka berat, sedangkan 92 lainnya mengalami luka ringan.

Petugas Basarnas bersama tim gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah wilayah yang terdampak gempa. Proses pencarian dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang masih tertimbun maupun belum ditemukan.

Dengan aktivitas gempa susulan yang masih fluktuatif, masyarakat Flores dan sekitarnya diminta tetap waspada, namun tidak panik. Informasi mengenai perkembangan gempa sebaiknya diperoleh dari BMKG dan pihak berwenang agar tidak terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.


Topik

Peristiwa, Gempa, gempa NTT, gempa susulan, BMKG,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette