free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Ribuan Jiwa di Malang Selatan Terdampak Kekeringan

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

15 - Aug - 2026, 20:34

Loading Placeholder
Personel PMI bersama sejumlah pihak terkait termasuk BPBD Kabupaten Malang saat mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Malang Selatan, Jawa Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang bersama sejumlah pihak terkait telah mendistribusikan air bersih ke beberapa wilayah di Malang Selatan, Jawa Timur yang dilaporkan terdampak kekeringan. Distribusi air bersih tersebut dilaporkan telah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya dan terus direalisasikan hingga hari ini, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menuturkan, distribusi air bersih pada agenda tanggap darurat bencana kekeringan tersebut telah berlangsung sejak tanggal delapan hingga hari ini, Sabtu 15 Agustus 2026. Sedangkan sasarannya ialah sejumlah desa yang tersebar pada dua kecamatan di Malang Selatan.

Baca Juga : Bupati Sanusi Tinjau Kawasan Gunung Bromo Usai Alami Kebakaran Via Jemplang

"Kemarin (Jumat, 14 Agustus 2026) juga telah dilakukan distribusi air bersih dampak kekeringan pada rute pengiriman dengan jumlah total 20 ribu liter," ujarnya saat dikonfirmasi JatimTIMES pada Sabtu, 15 Agustus 2026 malam.

Rinciannya, distribusi air bersih dampak kekeringan tersebut menyasar sejumlah desa pada dua kecamatan di Malang Selatan. Yakni meliputi Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) dan Gedangan.

"Di Desa Sumberagung, Sumawe, sebelumnya (Jumat, 14 Agustus 2026) juga telah didistribusikan 20 ribu liter air bersih bagi 801 KK (kepala keluarga) dengan 3.119 jiwa," ujarnya.

Secara keseluruhan, pencapaian distribusi air bersih dampak kekeringan sejak tanggal 8-14 Agustus 2026 telah mencapai sebanyak 65 ribu liter. "Kemudian untuk distribusi di Puskesmas Sitiarjo (Kecamatan Sumawe) kemarin sebanyak lima ribu liter, dengan total pencapaian sebanyak 10 ribu liter sejak tanggal sembilan sampai dengan 11 Agustus (2026)," imbuhnya.

Selanjutnya, distribusi air bersih di Kecamatan Gedangan menyasar Desa Tumpakrejo sebanyak 15 ribu liter. Yakni dengan sasaran sebanyak 560 KK dengan total 1.791 jiwa.

"Pencapaian distribusi air bersih di Tumpakrejo telah mencapai sebanyak 30 ribu liter sejak tanggal 12 sampai dengan 13 (Agustus 2026)," ujarnya.

Baca Juga : Pembakaran Sampah Merembet, 7 Pemilik Lahan Tebu Merugi Ratusan Juta

Sadono menambahkan, secara keseluruhan, pencapaian distribusi air bersih dampak kekeringan telah mencapai sebanyak 105.000 liter pada 8-14 Agustus 2026. "Sedangkan jumlah penerima manfaat untuk dua desa pada dua kecamatan tersebut mencapai kurang lebih 1.361 KK dengan jumlah 4.910 jiwa," ujarnya.

Sebagaimana disampaikan sebelumnya, diutarakan Sadono, proses distribusi air bersih dampak kekeringan tersebut juga terus berlanjut hingga hari ini. Di mana, pada Sabtu, 15 Agustus 2026 air bersih yang telah di distribusikan sebanyak 15 ribu liter.

"Sehingga total pencapaian distribusi air bersih sejak tanggal delapan hingga hari ini mencapai 120 ribu liter," pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---