Bupati Sanusi Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan Melalui Program Suling, Wujudkan Keberkahan untuk Kabupaten Malang
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
14 - Aug - 2026, 02:25
JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Malang untuk memperkuat keimanan melalui pelaksanaan Program Salat Subuh Keliling (Suling) secara berjamaah demi mewujudkan keberkahan untuk Kabupaten Malang.
Ajakan itu disampaikan Sanusi saat memberikan sambutan pada pelaksanaan Program Suling secara berjamaah di Masjid Baiturrahman, Desa Wiyurejo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar, Ketua Tim Penggerak PKK Anis Zaidah Sanusi, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang KH. Khoirul Hafidz Fanani, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Malang Imam Sibaweh, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang KH. Misno Fadlol Hija, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.
Baca Juga : Kisah Gegara Segelas Khamar, Seorang Ahli Ibadah Terjerumus Zina hingga Pembunuhan
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu menyampaikan, pelaksanaan Salat Subuh keliling secara berjemaah ini tidak hanya menjadi sarana menjalankan ibadah, tetapi juga momentum untuk memperkuat hubungan sosial dan ukhuwah Islamiyah di tengah-tengah masyarakat.
"Pertemuan ini bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga upaya mempererat ukhuwah Islamiyah. Mari bersama-sama kita ciptakan masyarakat yang sejahtera, mandiri, kereatif, responsif, unggul dan agamis," ungkap Sanusi, Jumat (14/8/2026).
Sanusi meminta agar kegiatan Salat Subuh keliling secara berjemaah tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Namun, kegiatan tersebut harus mampu menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Kebersamaan yang terbangun dari kegiatan tersebut menjadi modal sosial dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang semakin kondusif.
Pejabat yang memiliki latar belakang sebagai petani dan pengusaha tebu ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat kebersamaan dan keimanan sebagai bagian dari ikhtiar membangun Kabupaten Malang. Pasalnya, pembangunan tidak hanya membutuhkan kebijakan dan program, tetapi juga dukungan moral, kebersamaan, serta doa masyarakat.
"Seperti Salat Subuh keliling berjemaah yang selalu membawa harapan baru, kegiatan ini pun menjadi titik awal menuju Kabupaten Malang yang lebih baik dan makmur," tutur Sanusi.
Sementara itu, Sanusi menegaskan, kehidupan keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat. Ia berharap, syiar Islam dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, serta memiliki kepedulian sosial yang kuat.
Baca Juga : Khutbah Jumat 14 Agustus 2026: Kemerdekaan Tak Berarti Jika Korupsi Masih Merajalela
Pihaknya juga menegaskan, bahwa Pemkab Malang berkomitmen akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang ada di Kabupaten Malang. Hal itu sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, kreatif, responsif, unggul dan agamis.
Lebih lanjut, pejabat publik yang merupakan warga Nahdliyyin ini juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersinergi dalam menciptakan keharmonisan di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Malang. Mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.
"Mari kita terus bersinergi dan mendukung program-program pembangunan yang membawa manfaat bagi semua," tandas Sanusi.
Menurutnya, pembangunan Kabupaten Malang membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat. Pasalnya, Pemkab Malang tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun Kabupaten Malang. Sehingga kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat secara luas menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan.
