Sepekan 140 Gempa Terjadi di Jatim, Kejadian di Malang Turut Dirasakan hingga Blitar

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Dede Nana

31 - Jul - 2026, 08:10

BMKG ShakeMap gempa bumi yang terjadi di 101 km tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur yang juga turut dirasakan pada sejumlah wilayah di Indonesia termasuk di Blitar pada 28 Juli 2026. (Foto: BMKG Stasiun Geofisika Malang for JatimTIMES)


JATIMTIMES - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kejadian ratusan gempa bumi di wilayah Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya. Dari ratusan gempa bumi yang terjadi dalam sepekan tersebut, sebagian di antaranya turut terjadi di wilayah Kabupaten Malang yang juga dirasakan pada sejumlah wilayah di Jatim.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso menuturkan, ratusan gempa bumi yang terjadi dalam sepekan tersebut tercatat sejak tanggal 24 sampai dengan 30 Juli 2026. "Pada periode tersebut telah terjadi 140 kejadian gempa bumi di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. Di mana, terdapat satu kejadian gempa bumi yang dapat dirasakan langsung," ujarnya kepada JatimTIMES saat dikonfirmasi, Jumat, 31 Juli 2026.

Baca Juga : Menghilang 2 Minggu, Wanita Lansia Ditemukan Tewas di Perkebunan

Gempa bumi tektonik tersebut dirasakan di wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya pada Selasa, 28 Juli 2026 pukul 20.29 WIB. "Dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M4,2.," ujarnya.

Ricko menyebut, episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 9.023° LS; 112.82167° BT. Tepatnya di laut pada jarak 102 kilometer (km) arah tenggara Kabupaten Malang. Yakni dengan kedalaman 22 km.

"Jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya sesar aktif bawah laut," jelasnya.

Dampak guncangan gempa bumi pada saat itu turut dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Timur. Yakni yang meliputi daerah Blitar, Malang, Lumajang, Jember dengan skala II-III Modified Mercalli Intensity (MMI).

"Gambaran getaran gempa bumi pada skala tersebut dapat dirasakan seperti truk yang sedang melintas," jelasnya.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Buka Pusdiklat Paskibraka 2026, Tempa Generasi Berkarakter dan Berjiwa Patriot

Meski turut dirasakan pada sejumlah wilayah di Jawa Timur, namun hingga saat ini BMKG belum menerima laporan adanya dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Kami tetap mengimbau kepada masyarakat, apabila terjadi gempa hendaknya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Pastikan bangunan cukup tahan gempa maupun tidak ada kerusakan sebelum kembali kedalam rumah," pungkasnya.


Topik

Peristiwa, bmkg, gempa bumi, gempa,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette