MTsN 2 Kota Malang Perluas Ruang Pembelajaran, Leadership dan Kewirausahaan Jadi Nilai Tambah Lulusan
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Dede Nana
31 - Jul - 2026, 07:35
JATIMTIMES - Persaingan di dunia pendidikan tidak lagi ditentukan semata oleh capaian akademik. Kemampuan memimpin, berkomunikasi, bekerja sama, dan memahami dunia kewirausahaan kini menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan. Pola pendidikan tersebut menjadi salah satu kekuatan yang terus dikembangkan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang melalui berbagai pengalaman belajar di luar ruang kelas.
Salah satu implementasinya terlihat saat murid MTsN 2 Kota Malang ambil bagian dalam Jambore Koperasi V Tingkat Kota Malang 2026 yang berlangsung belum lama ini di Asrama Dodikjur Rindam V/Brawijaya. Keterlibatan tersebut bukan sekadar mengikuti kompetisi, melainkan menjadi bagian dari strategi madrasah untuk membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan kepemimpinan, manajerial, sekaligus memahami praktik ekonomi kerakyatan sejak dini.
Baca Juga : Tutup Diklat SPPI KNMP 2026, Wabup Lathifah Dorong Keluarga Nelayan Ikut Diberdayakan
Di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang adaptif, MTsN 2 Kota Malang memposisikan pendidikan karakter dan penguatan kompetensi sebagai satu kesatuan dengan proses akademik. Pendekatan ini menjadi pembeda karena murid tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga diberi ruang untuk menguji kemampuan mengelola organisasi, mengambil keputusan, menyelesaikan persoalan, hingga membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
Jambore yang diikuti sekitar 350 pelajar dari jenjang SMP/MTs, SMA/SMK, dan MA se-Kota Malang tersebut menghadirkan berbagai materi dan kompetisi, mulai dari Cerdas Cermat Perkoperasian, Presentasi Rapat Anggota Tahunan (RAT), Selling Contest dan Manajemen, Kreasi Seni, Paduan Suara, Kontingen Kreatif, Workshop Manajemen Koperasi Siswa, hingga Jalan Sehat. Seluruh rangkaian menjadi sarana bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, kolaborasi, dan manajemen organisasi.
Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, M.Pd., mengatakan pengalaman mengikuti forum seperti Jambore Koperasi memiliki nilai penting dalam membentuk karakter peserta didik.
"Saya merasa bangga melihat semangat dan kesungguhan anak-anak dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Pengalaman seperti ini merupakan bekal yang sangat berharga untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan jiwa mandiri," ujarnya.
Menurut Anita, capaian yang paling bernilai bukan hanya hasil kompetisi, tetapi juga proses pembelajaran yang dijalani para murid selama berinteraksi dengan peserta dari berbagai sekolah.
"Terima kasih telah menjaga nama baik madrasah dengan sikap yang santun, semangat belajar, dan kerja sama yang luar biasa. Apa pun hasil yang diraih, kalian telah memberikan kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 2 Kota Malang," katanya.
Baca Juga : Menetas Harapan di Asrama SRT 2 Surabaya: Melawan Bayang Putus Sekolah dan Pernikahan Dini
Konsistensi MTsN 2 Kota Malang dalam menghadirkan pengalaman belajar yang beragam menjadi salah satu faktor yang menguatkan reputasi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik.
Berbagai capaian di bidang akademik, nonakademik, kepemimpinan, hingga penguatan karakter menunjukkan bahwa madrasah terus mengembangkan model pendidikan yang selaras dengan kebutuhan zaman, yakni menghasilkan lulusan yang berintegritas, adaptif, memiliki jiwa kepemimpinan, dan mampu bersaing di berbagai bidang.
Sementara itu, forum tersebut juga dihadiri Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Malang, Komisi IV DPRD Kota Malang, Wali Kota Malang, Komandan Dodikjur Rindam V/Brawijaya, pelaku UMKM, serta unsur pendidikan. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan memperlihatkan bahwa koperasi pelajar semakin dipandang sebagai media pembelajaran yang mampu memperkuat literasi ekonomi sekaligus membangun karakter generasi muda.
