Hong Kong dan Malaysia Dominasi Wisatawan Asing ke Kota Batu

28 - Jul - 2026, 12:00

Wisatawan mancanegara saat berwisata ke Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Kota Batu semakin menunjukkan daya tariknya di mata wisatawan mancanegara. Tidak hanya dikenal sebagai tujuan wisata keluarga di Jawa Timur, kota berhawa sejuk ini kini mulai dilirik wisatawan asing yang datang dari berbagai negara untuk menikmati beragam destinasi wisata dalam satu perjalanan.

Data Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mencatat, selama Juni 2026 terdapat 9.873 kunjungan wisatawan mancanegara dengan total 7.639 perjalanan. Meski jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 4,8 persen dibandingkan Mei 2026, karakter perjalanan para wisatawan asing justru menunjukkan tren yang positif.

Baca Juga : Udara Batu Makin Dingin, Dinkes Ingatkan Bahaya ISPA hingga PPOK saat Bediding

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengatakan wisatawan mancanegara yang datang ke Kota Batu cenderung tidak hanya mengunjungi satu lokasi wisata.

“Yang menarik bukan hanya jumlah kunjungannya, tetapi pola perjalanan mereka. Rata-rata wisatawan asing memilih mengeksplorasi beberapa destinasi dalam satu kali perjalanan sehingga manfaat ekonominya juga bisa dirasakan lebih luas,” katanya.

Menurut Onny, rasio kunjungan wisatawan asing mencapai 1,29 kunjungan per perjalanan. Angka tersebut menunjukkan bahwa dalam satu kali datang ke Kota Batu, seorang wisatawan rata-rata mengunjungi lebih dari satu objek wisata.

“Ini menjadi indikator yang baik bagi sektor pariwisata. Semakin banyak destinasi yang dikunjungi, semakin besar pula peluang perputaran ekonomi, baik bagi pelaku usaha wisata, kuliner, transportasi, hingga UMKM,” imbuhnya.

Berdasarkan data Disparta, wisatawan asal China termasuk Hong Kong menjadi penyumbang kunjungan terbesar dengan 1.876 kunjungan, disusul Malaysia sebanyak 1.660 kunjungan, Singapura 1.377 kunjungan, Belanda 748 kunjungan, dan Arab Saudi 256 kunjungan.

Meski demikian, Onny menegaskan angka tersebut belum menggambarkan keseluruhan wisatawan asing yang datang ke Kota Batu karena masih bersumber dari satu penyedia layanan data.

“Negara asal wisatawan yang berkunjung sebenarnya jauh lebih beragam. Ada yang datang dari Australia, Taiwan, Timor Leste, Inggris, dan sejumlah negara lainnya. Artinya, jumlah riil wisatawan mancanegara sangat mungkin lebih tinggi dibandingkan data yang kami miliki saat ini,” jelasnya.

Sementara itu, kawasan Tulungrejo, Bumiaji, dan Oro-oro Ombo tercatat sebagai wilayah yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing selama Juni 2026. Meski sebagian besar merupakan wisatawan dengan pola perjalanan sehari atau day-tripper, aktivitas mereka dinilai tetap memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi daerah.

Baca Juga : Model Perlindungan Anak PMI Gresik Diapresiasi Nasional, Bupati Yani Terima Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif

Melihat perkembangan tersebut, Disparta Kota Batu menilai perluasan pasar wisata menjadi langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan sektor pariwisata ke depan.

“Kami ingin pasar wisata Kota Batu semakin beragam. Selama ini kunjungan masih didominasi wisatawan domestik, sehingga ke depan kami terus mendorong peningkatan wisatawan dari luar pulau maupun luar negeri agar sektor pariwisata lebih adaptif terhadap perubahan kondisi pasar,” ucap Onny.

Selain promosi, peningkatan aksesibilitas juga dinilai menjadi faktor penting. Disparta berharap pemerintah pusat dapat terus memberikan dukungan melalui kebijakan yang memudahkan mobilitas wisatawan menuju Jawa Timur.

“Kemudahan akses transportasi akan sangat berpengaruh terhadap keputusan wisatawan untuk datang. Jika konektivitas semakin baik, peluang peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Batu juga akan semakin besar,” ungkapnya.

Di sisi lain, kunjungan wisatawan domestik juga terus menunjukkan tren positif. Hingga 13 Juli 2026, jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kota Batu telah mencapai 340.600 orang, memperkuat optimisme bahwa sektor pariwisata masih menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.


Topik

Wisata, Wisatawan Hong Kong, Wisatawan Malaysia, Wisatawan Asing, wisata kota batu, Kota Batu,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette