Lita Gading Sentil Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah, Ungkit Kasus Nadiem Makarim

18 - Jul - 2026, 05:44

Lita Gading. (Foto Instagram)


JATIMTIMES - Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menuai berbagai reaksi dari publik.

Setelah putra sulungnya, Frank Alexander Hutapea, menyampaikan kritik melalui media sosial, kini giliran Lita Gading yang ikut memberikan tanggapan. Ia menyoroti pernyataan Hotman Paris terkait pendampingannya terhadap Febrie, termasuk membandingkannya dengan ucapan Hotman dalam kasus Nadiem Makarim.

Baca Juga : 5 Destinasi Kuliner Indonesia yang Diakui Dunia, Ada dari Jawa Timur Masuk Daftar?

Melalui akun Instagram pribadinya @lita.gading, Lita mempertanyakan pernyataan Hotman yang menyebut dirinya tidak mengejar bayaran saat mendampingi Febrie Adriansyah.

Dalam unggahannya, Lita Gading mengingat kembali pernyataan Hotman Paris saat menanggapi kasus yang melibatkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim.

Ia menyebut Hotman pernah melontarkan komentar mengenai biaya pengacara dalam kasus tersebut.

"Bang Hotman, Bang Hotman, waktu kasusnya Nadiem dia bilang 'kamu pelit sih sama pengacara'. Artinya kamu minta duit kan?" ujar Lita Gading, dikutip Sabtu (18/7/2026).

Lita kemudian membandingkan pernyataan tersebut dengan pengakuan Hotman saat mendampingi Febrie Adriansyah.

"Masa sekarang ngomongnya 'saya tidak dibayar, saya tidak begini, saya tidak begitu. Jampidsus tidak punya duit untuk bayar saya yang mahal itu'. Lain di mulut, lain di kasus," lanjutnya.

Lita Gading meminta masyarakat untuk lebih kritis dalam melihat berbagai persoalan hukum yang melibatkan tokoh publik.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami setiap informasi secara menyeluruh dan tidak mudah terpengaruh oleh citra seseorang.

"Kita itu harus cerdas. Rakyat itu harus pintar, jangan semua hukum dikuasai oleh orang-orang yang maruk," katanya.

Selain itu, Lita juga menyoroti pihak-pihak yang mengaku dekat dengan pejabat maupun Presiden. Ia mempertanyakan apakah kedekatan tersebut dapat membuat seseorang mendapatkan perlakuan khusus dalam proses hukum.

"Memangnya orang yang dekat sama presiden kebal hukum? Bisa dibenarkan semua kesalahan-kesalahannya?" ujarnya.

Ia juga menyebut adanya kemungkinan citra baik yang dibangun seseorang hanya menjadi sebuah strategi tertentu. Namun, pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Lita yang ia sampaikan melalui media sosial.

Lita Gading turut menyinggung pernyataan Hotman Paris yang selama ini dikenal sebagai pengacara dengan kehidupan mewah dan pernah menyebut dirinya sudah berkecukupan.

Menurut Lita, jika seseorang sudah tidak mengejar materi, maka sebaiknya lebih selektif dalam memilih perkara yang akan ditangani.

"Kan katanya sudah kaya raya, pilih-pilihlah kasus. Kasus jangan yang merugikan rakyat dong," ucapnya.

Baca Juga : Dosen Hukum UGM Diintimidasi usai Kritik Menteri PU, Data Pribadi Disebar dan Diminta Hapus Cuitan

Ia menegaskan kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk suara masyarakat yang ingin melihat proses hukum berjalan secara adil.

Sebelum Lita Gading, putra sulung Hotman Paris, Frank Alexander Hutapea atau Frank Hutapea, juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan sang ayah menjadi pengacara Febrie Adriansyah.

Melalui Instagram Story pada Jumat (17/7/2026) kemarin, Frank menyinggung pernyataan Hotman yang mengaku tidak mengejar materi dalam menangani perkara tersebut.

Frank bahkan mengkritik sikap ayahnya yang selama ini dikenal sering membantu masyarakat kurang mampu.

"Halah kebanyakan pencitraan. Fritz married aja angpaonya lo ambil. Ala-ala ga mau duit," tulis Frank.

Ia juga menyampaikan pandangannya bahwa aksi membantu rakyat miskin selama ini hanya dijadikan bagian dari citra publik.

"Orang miskin itu cuma dijadiin senjata marketing aja. He never really care, he only care about being center of attention," tulisnya.

Selain itu, Frank menyarankan agar lembaga bantuan hukum yang dibentuk Hotman Paris dievaluasi kembali karena menurutnya hal tersebut berkaitan dengan citra sang ayah.

Sebelumnya, Hotman Paris Hutapea mengonfirmasi bahwa dirinya telah ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Hotman menyebut dirinya telah mendampingi Febrie saat menjalani pemeriksaan. Ia juga menegaskan bahwa keputusannya menangani perkara tersebut bukan semata-mata karena faktor materi.

Febrie Adriansyah merupakan mantan pejabat Kejaksaan Agung yang pernah menangani sejumlah perkara besar saat menjabat sebagai Jampidsus. Namanya kemudian menjadi sorotan publik setelah dikaitkan dengan perkara dugaan hukum yang masih berproses.

Penunjukan Hotman Paris sebagai kuasa hukum Febrie pun memicu beragam reaksi, termasuk kritik dari Lita Gading dan Frank Hutapea.


Topik

Peristiwa, Lita Gading, Hotman Paris, Febrie Adriansyah, Nadiem Makarim,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette