MAN 1 Kota Malang dan MAN Karangasem Perkuat Budaya Integritas Lewat Pertukaran Praktik Baik ZI

17 - Jul - 2026, 05:12

MAN Karangasem Bali, melakukan kunjungan studi ke MAN 1 Kota Malang. Jajaran kedua sekolah berfoto bersama (ist)


JATIMTIMES - Upaya membangun Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tidak berhenti pada pemenuhan dokumen administrasi. Lebih dari itu, keberhasilan reformasi birokrasi di lingkungan pendidikan ditentukan oleh perubahan pola pikir, budaya kerja, serta kualitas sumber daya manusia yang menggerakkan organisasi.

Perspektif tersebut mengemuka dalam kegiatan Pengimbasan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi yang mempertemukan MAN 1 Kota Malang dengan tim pembangunan Zona Integritas MAN Karangasem, Bali. Kegiatan yang berlangsung pada 16–17 Juli 2026 itu menjadi ruang bertukar pengalaman mengenai strategi membangun tata kelola madrasah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

1

Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. H. Sutirjo, M.Pd., menegaskan bahwa esensi kegiatan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan proses saling mengimbaskan praktik baik yang telah dikembangkan masing-masing madrasah.

Baca Juga : Ingin Kulit Glowing? Coba Perawatan Kulit Populer Ini

"Ini sebenarnya lebih kepada sharing dampak positif melalui pengimbasan. MAN Karangasem berbagi pengalaman kepada kami, begitu juga kami saling belajar. Baik inspirasi maupun inovasi yang berkembang di kedua madrasah dapat menjadi pembelajaran bersama," ujarnya.

2

Menurut Sutirjo, substansi pembangunan Zona Integritas sesungguhnya adalah membangun sistem organisasi yang sehat. Namun sistem tersebut hanya dapat berjalan apabila ditopang oleh sumber daya manusia yang memiliki cara berpikir maju dan terbuka terhadap perubahan.

"Pokok substansinya adalah bagaimana membangun tata kelola organisasi yang baik dan sistem yang baik. Semua itu dimulai dari SDM. Kuncinya ada pada mindset yang terus bergerak untuk lebih maju, menerima perubahan, dan mengoptimalkan setiap peluang perubahan menjadi sesuatu yang positif," jelasnya.

3

Ia menambahkan, perubahan organisasi tidak akan berlangsung secara berkelanjutan apabila aparatur berhenti belajar. Karena itu, kreativitas, inovasi, dan kemauan untuk terus meningkatkan kapasitas menjadi fondasi penting dalam memperkuat budaya integritas.

"Kita tidak boleh berhenti belajar dari mana pun. Bahkan cara berpikir juga harus terus dikembangkan agar lebih sistematis, produktif, dan mampu menerima berbagai pengalaman di luar diri kita sebagai sesuatu yang patut disyukuri," katanya.

Pertemuan tersebut juga menjadi kelanjutan dari hubungan kolaboratif yang telah terjalin sebelumnya. Pada Juni 2026, delegasi MAN 1 Kota Malang telah lebih dahulu melakukan kunjungan ke MAN Karangasem. Kini giliran rombongan yang terdiri atas 14 anggota tim Zona Integritas dari Bali datang ke Malang untuk melanjutkan proses saling berbagi praktik baik.

6

Ketua Komite Madrasah MAN 1 Kota Malang, Drs. H. Qismul Ali, M.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap kolaborasi antarmadrasah dapat menjadi sarana untuk saling mengevaluasi sekaligus memperkuat langkah mewujudkan tata kelola yang semakin berkualitas.

Baca Juga : Minim Pendaftar, Wacana Merger Delapan SD di Kota Batu Menguat

Harapan serupa disampaikan Kepala MAN Karangasem, Heri Mashuri, S.Pd.I., S.Pd. Menurutnya, pengimbasan bukan hanya menjadi forum berbagi pengalaman, tetapi juga membangun hubungan yang saling menguatkan dalam pengembangan mutu madrasah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi strategis. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN Karangasem, Lani Mega Safitri, S.Pd.Si., M.Pd., mengulas pentingnya penguatan mindset dan budaya kerja sebagai fondasi keberhasilan pembangunan Zona Integritas. Sementara itu, Ketua Tim Zona Integritas MAN Karangasem sekaligus Kepala Tata Usaha, Qurbani, S.Pd., membagikan pengalaman mengenai strategi meraih predikat WBK, mulai dari penguatan komitmen pimpinan, soliditas tim, inovasi layanan, hingga konsistensi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain sesi materi, kegiatan juga diisi dengan pendampingan pada setiap area pembangunan Zona Integritas. Tim dari MAN Karangasem bersama MAN 1 Kota Malang mendiskusikan berbagai kendala yang dihadapi sekaligus menyiapkan langkah-langkah strategis menjelang proses penilaian nasional oleh Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian PANRB.

Melalui kolaborasi semacam ini, pembangunan Zona Integritas dipandang bukan sebagai kompetisi antarlembaga, melainkan sebagai gerakan bersama untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, adaptif terhadap perubahan, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.


Topik

Pendidikan, MAN 1 Kota Malang, MAN Karangasem, Budaya Integritas, Praktik Baik, Zona Integritas,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette