Libur Sekolah 2026, Stasiun Malang Layani 175.340 Penumpang, Naik 3 Persen
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
16 - Jul - 2026, 08:05
JATIMTIMES - Tingginya animo masyarakat berlibur menggunakan kereta api selama musim libur sekolah mendongkrak jumlah penumpang di Stasiun Malang. Dalam kurun 22 Juni hingga 12 Juli 2026, stasiun ini melayani 175.340 pelanggan, naik 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sekaligus menegaskan Malang sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan di Jawa Timur.
Data PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat, sebanyak 175.340 pelanggan memanfaatkan layanan di Stasiun Malang selama periode tersebut. Jumlah itu terdiri atas 88.105 penumpang yang berangkat dan 87.235 penumpang yang tiba.
Baca Juga : Dolar dan Nasi Pecel
Jika dibandingkan dengan periode libur sekolah tahun 2025 yang melayani 170.597 pelanggan, angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 3 persen.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan kereta api tetap menjadi moda transportasi favorit masyarakat untuk bepergian saat musim liburan.
“Tingginya volume pelanggan ini menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan selama libur sekolah, baik untuk berwisata maupun mengunjungi keluarga,” ungkap Mahendro.
Menurutnya, posisi Stasiun Malang yang menjadi pintu masuk utama ke kawasan wisata Malang Raya turut mendorong tingginya arus penumpang selama musim liburan.
Destinasi wisata di Kota Malang, Kota Batu, hingga Kabupaten Malang masih menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai daerah. Di sisi lain, masyarakat Malang juga memanfaatkan kereta api untuk bepergian ke sejumlah kota tujuan favorit seperti Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Semarang, Bandung, Jakarta, hingga Ketapang.
Baca Juga : Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terbongkar, Polisi Sita 3,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
Mahendro menambahkan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari memastikan kesiapan sarana dan prasarana, menambah petugas pelayanan di stasiun, hingga memperkuat aspek keamanan dan keselamatan perjalanan.
Selain pelayanan di lapangan, KAI juga terus mengembangkan layanan digital guna memudahkan pelanggan, seperti pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, penggunaan boarding face recognition di sejumlah stasiun, hingga layanan informasi pelanggan yang lebih cepat.
“Kami terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus mudah diakses melalui berbagai inovasi layanan digital yang kami hadirkan,” tutup Mahendro.
