Talita Alya Nabilah Wakili Indonesia di Olimpiade Biologi Dunia, Tradisi Prestasi Sains MAN 2 Kota Malang Berlanjut
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Dede Nana
16 - Jul - 2026, 06:08
JATIMTIMES – Peta persaingan sains internasional kembali menghadirkan nama pelajar asal Kota Malang. Talita Alya Nabilah, siswi kelas XII MIPA 7 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang, resmi terpilih sebagai satu dari empat wakil Indonesia yang tampil pada International Biology Olympiad (IBO) 2026 di Vilnius, Lithuania. Capaian tersebut menempatkan Talita di antara siswa terbaik nasional yang akan menguji kemampuan pada ajang biologi paling bergengsi di tingkat dunia.
Keberangkatan Talita bukanlah hasil dari seleksi singkat. Untuk mencapai titik tersebut, ia harus melewati rangkaian kompetisi dan pembinaan berjenjang yang dikenal memiliki tingkat persaingan sangat ketat. Proses dimulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN), kemudian berlanjut ke Pelatihan Nasional Tahap I hingga menyisakan 14 peserta terbaik dari seluruh Indonesia. Seleksi kemudian diperketat lagi melalui Pelatihan Nasional Tahap II sebelum akhirnya ditetapkan empat siswa yang berhak mengenakan atribut Merah Putih di IBO 2026.
Baca Juga : Asah Perspektif Global Siswa dari Pengalaman Nyata, MTsN 1 Kota Malang Hadirkan Mahasiswi Prancis
Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olimpiade tidak hanya bertumpu pada kemampuan akademik di ruang kelas. Peserta dituntut memiliki daya analisis, ketahanan menghadapi tekanan, serta penguasaan praktik laboratorium yang menjadi komponen penting dalam kompetisi internasional.
Sebelum bertolak ke Lithuania, Talita mengikuti Pelatihan Nasional III Pra-IBO di Bandung pada 1 hingga 10 Juli 2026. Tahap ini difokuskan untuk mematangkan kemampuan teori sekaligus keterampilan praktikum sesuai standar yang digunakan dalam International Biology Olympiad. Delegasi Indonesia kemudian diberangkatkan pada 11 Juli dan tiba di Vilnius sehari setelahnya untuk mengikuti seluruh agenda resmi kompetisi.
Rangkaian IBO 2026 dimulai dengan upacara pembukaan pada 13 Juli. Selanjutnya peserta menghadapi ujian praktikum dan teori pada 14 hingga 16 Juli 2026. Dalam sesi praktikum, peserta diuji melalui berbagai cabang ilmu biologi, mulai biologi molekuler, genetika, anatomi, fisiologi, mikrobiologi hingga ekologi. Sementara ujian teori menekankan kemampuan berpikir kritis, analisis ilmiah, serta pemecahan persoalan biologi yang kompleks menggunakan standar internasional.
Selain kompetisi, penyelenggara juga mengagendakan kegiatan eksplorasi kota Vilnius dan kunjungan lapangan sebagai bagian dari pertukaran budaya antarnegara. Seluruh rangkaian akan ditutup melalui malam penghargaan pada 18 Juli sebelum para delegasi kembali ke Indonesia.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menilai keberhasilan Talita menjadi delegasi Indonesia merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pendampingan akademik hingga penguatan mental menghadapi kompetisi internasional.
Keikutsertaan Talita juga memperkuat rekam jejak MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu madrasah yang konsisten melahirkan talenta sains berdaya saing internasional.
"Terpilihnya Talita sebagai salah satu utusan Indonesia pada International Biology Olympiad 2026 merupakan kebanggaan besar bagi keluarga MAN 2 Kota Malang," ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa peserta didik madrasah mampu bersaing di level global ketika didukung pelatihan yang berkesinambungan, kerja keras, dan semangat belajar yang tinggi. Ini juga menjadi indikator bahwa, ekosistem pembinaan riset dan olimpiade di lingkungan madrasah mampu menghasilkan sumber daya manusia yang siap bersaing pada level dunia.
Baca Juga : UIN Maliki Malang Pacu 22 Prodi Raih Akreditasi Internasional ACQUIN, Penguatan Mutu Jadi Fokus Utama
"Kami berharap Talita dapat memberikan penampilan terbaik selama mengikuti kompetisi. Semoga ia mampu mengharumkan nama Indonesia sekaligus membawa kebanggaan bagi MAN 2 Kota Malang," paparnya.
Ketua INSANPRO MAN 2 Kota Malang, Dra. H. Wulaida Zuhriyana, mengatakan keberhasilan Talita menjadi delegasi Indonesia merupakan buah dari proses pembelajaran yang panjang serta pembinaan yang dilakukan secara intensif.
"Talita merupakan siswa yang memiliki dedikasi, disiplin, dan kecintaan yang tinggi terhadap ilmu biologi. Selama mengikuti proses pembinaan, ia menunjukkan ketekunan dan semangat belajar yang luar biasa hingga mampu lolos sebagai salah satu wakil Indonesia," ujarnya.
Ia berharap Talita dapat menjalani seluruh rangkaian kompetisi dengan kondisi terbaik.
"Kami mengajak seluruh keluarga besar MAN 2 Kota Malang dan masyarakat Indonesia untuk mendoakan agar Talita diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu meraih hasil terbaik pada International Biology Olympiad 2026 di Lithuania," pungkasnya.
