Ramai Harga Emas Antam Tak Bergerak, Spread 12% Bikin Investor Mengeluh
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
26 - Jun - 2026, 06:15
JATIMTIMES - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk kembali menjadi perbincangan di media sosial. Bukan karena harganya turun, melainkan karena harga jual yang tetap bertahan di tengah selisih (spread) dengan harga buyback yang masih lebar. Kondisi ini membuat banyak investor mengaku langsung "boncos" apabila menjual emas dalam waktu dekat setelah membeli.
Pada perdagangan Jumat (26/6/2026), harga emas Antam Logam Mulia masih dipatok Rp2.655.000 per gram. Angka tersebut tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya, sehingga sudah dua hari berturut-turut bergerak stagnan.
Baca Juga : Apa Itu DDMF? Anak Baru Danantara yang Dikaitkan dengan Proyek Giant Sea Wall Rp 1.300 Triliun
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali justru naik Rp20.000 menjadi Rp2.340.000 per gram. Meski mengalami kenaikan, selisih antara harga jual dan buyback masih mencapai Rp315.000 per gram atau sekitar 11,9 persen.
Besarnya spread itulah yang menjadi sorotan warganet. Banyak yang mengaku baru menyadari besarnya potongan nilai ketika hendak menjual kembali emas yang baru dibeli.
Salah satu unggahan yang ramai di media sosial berbunyi, "DZOLIM KAU PENJUAL LM MAKAN TUH SPREAD 12% APALAH INVESTASI LM NAMA NYA INI BELUM BALIK MODAL UDAH DIMAKAN DULUAN." @uja****.
Keluhan serupa disampaikan akun @sarahwah**. "sudah tidak tertarik sama sekali dengan brand itu," tulisnya.
Sementara akun @relyn*** mengaku baru memahami pentingnya memperhatikan spread sebelum membeli emas.
"Kesalahanku setelah beli logam mulia adalah tidak mencari tau spread nya. dulu yg ku tau kalau beli logam mulia pasti nyari nya antam, padahal banyak brand lain yg bisa dibilang spreadnya gak terlalu jauh," tulisnya.
Baca Juga : Viral 8.000 WNI Lepas Kewarganegaraan RI, Warganet Ramai Bilang Selamat
Keluhan tersebut muncul di tengah pergerakan harga emas dunia yang sempat melemah dalam beberapa hari terakhir. Namun pada perdagangan Kamis waktu Amerika Serikat atau Jumat (26/6/2026) WIB, harga emas spot justru kembali menguat 0,7 persen menjadi US$4.029,09 per ons, setelah sebelumnya sempat turun hingga 1 persen pada awal sesi perdagangan.
Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, mengatakan penguatan tersebut terjadi setelah data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat dirilis sesuai ekspektasi pasar.
"Data PCE secara umum sesuai dengan ekspektasi pasar. Hal itulah yang membuat pergerakan harga emas hari ini relatif stabil," ujar Meger.
Meski harga buyback naik pada perdagangan hari ini, spread yang masih mendekati 12 persen membuat emas Antam kembali menjadi viral di media sosial. Sejumlah investor mengingatkan bahwa selain mengikuti harga emas dunia, calon pembeli juga perlu memperhatikan selisih harga jual dan buyback sebagai salah satu pertimbangan sebelum berinvestasi.
