Bupati Situbondo Hadiri Forum Internasional di China, Fokus Promosi Agrotech dan Investasi

27 - May - 2026, 06:00

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau akrab disapa Mas Rio saat menghadiri forum internasional Local Government Partnership di China, Rabu (27/5/2026). (Foto: Humas Pemkab Situbondo for JATIMTIMES)


JATIMTIMES – Komitmen Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dalam mempromosikan Situbondo sebagai daerah ramah investasi kembali mendapat perhatian internasional. Hal itu dibuktikan dengan undangan yang diterima bupati yang akrab disapa Mas Rio itu untuk menghadiri forum internasional Local Government Partnership di China, Rabu (27/5/2026).

Kehadiran Mas Rio dalam forum tersebut merupakan undangan langsung dari Kedutaan Besar China di Indonesia. Forum internasional yang digelar Pemerintah Provinsi Anhui itu diikuti sekitar 80 kepala daerah dari berbagai negara, mulai Indonesia, Kamboja, Vietnam, Thailand hingga sejumlah negara lainnya.

Baca Juga : Promo Granit INFINITI di Graha Bangunan Blitar, Konsumen Bisa Dapat Kaos Eksklusif

Dalam kesempatan tersebut, Mas Rio memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Situbondo, terutama pada sektor pertanian, industri pengolahan, hingga pengembangan investasi berbasis teknologi modern.

Menurut Mas Rio, forum internasional itu menjadi momentum strategis untuk memperluas jaringan kerja sama internasional sekaligus meyakinkan investor asing bahwa Situbondo merupakan daerah yang terbuka dan ramah terhadap investasi.

“Ini peluang juga untuk meyakinkan bahwa investasi di Situbondo itu sangat friendly, khususnya untuk warga negara dari China,” ujar Mas Rio, Rabu (27/5/2026).

Mas Rio menjelaskan, saat ini Situbondo telah memiliki belasan perusahaan penanaman modal asing (PMA) milik investor asal China. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan ekonomi sekaligus menarik investor baru untuk menanamkan modal di Situbondo.

Menurut dia, penguatan investasi asing tidak hanya berdampak terhadap peningkatan ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan serta mempercepat transfer teknologi kepada masyarakat lokal.

“Sehingga ada transfer knowledge juga ketika mereka bisa masuk ke Indonesia,” katanya.

Langkah promosi investasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Situbondo itu juga sejalan dengan tren pertumbuhan ekonomi daerah yang terus menunjukkan peningkatan positif. Sepanjang 2025, realisasi investasi Situbondo tercatat mencapai Rp1 triliun.

Nilai tersebut meningkat sekitar 66 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp590 miliar. Bahkan, capaian itu melampaui target investasi daerah yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp425 miliar.

Baca Juga : Golkar Situbondo Sembelih 3 Sapi dan 1 Kambing, Ribuan Paket Daging Dibagikan

Tak hanya investasi, pertumbuhan ekonomi Situbondo sepanjang 2025 juga mencapai 5,28 persen. Angka tersebut menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam enam tahun terakhir pascapandemi Covid-19.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka di Situbondo juga mengalami penurunan dari 3,15 persen pada 2024 menjadi 3,02 persen pada 2025.

Pada triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Situbondo bahkan mencapai 6,16 persen. Angka itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sebesar 5,22 persen maupun nasional sebesar 5,04 persen.

Mas Rio menilai, pengembangan teknologi pertanian atau agrotech yang menjadi fokus pembahasan di Anhui sangat relevan dengan karakter Situbondo sebagai daerah agraris. Karena itu, kerja sama tersebut diharapkan mampu mempercepat modernisasi sektor pertanian daerah.

“Dalam matchmaking partnership ini tentu kita bicara tentang agrotech, bagaimana teknologi super high tech untuk pertanian itu sudah berkembang pesat,” ungkapnya.

Mas Rio berharap forum internasional tersebut dapat menjadi pintu masuk investasi baru sekaligus mempercepat transformasi ekonomi Situbondo menuju daerah berbasis pertanian modern dan industri bernilai tambah.


Topik

Pemerintahan, Situbondo, Pemkab Situbondo, undangan China, China, agrotech, investasi,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette