Wahyu Hidayat Pastikan Hewan Kurban di Kota Malang Layak dan Bebas Penyakit

25 - May - 2026, 03:59

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat turut memeriksa hewan kurban di lapak Jalan Saxophone.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).


JATIMTIMES - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memastikan kondisi hewan kurban yang dijual di Kota Malang dalam keadaan sehat dan layak menjelang Iduladha 2026. Kepastian itu disampaikan usai melakukan pengecekan langsung bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di kawasan Saxofone, Kota Malang.

Dalam sidak tersebut, Wahyu memeriksa langsung kondisi dua ekor sapi dan dua ekor kambing yang dijual pedagang. Pemeriksaan dilakukan bersama dokter hewan dengan mengecek kondisi fisik hewan, mulai dari gigi, bentuk tubuh, hingga kelengkapan surat keterangan sehat.

Baca Juga : NIEMA Luncurkan Video Klip Berbasis AI Pertama di Malang Raya Lewat Lagu M_I_A_W

“Sudah dicek dokter hewan, kemudian dipasang stiker dan dinyatakan sehat serta layak dijual maupun dijadikan hewan kurban,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan, pemeriksaan hewan kurban dilakukan secara menyeluruh oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dengan melibatkan sekitar 400 personel dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya yang disebar ke sejumlah titik penjualan hewan kurban di Kota Malang.

“Alhamdulillah sampai saat ini dilaporkan semuanya sehat dan layak untuk dijual maupun dijadikan kurban,” katanya.

Selain memastikan kesehatan hewan kurban, Wahyu juga mengungkapkan Kota Malang mendapat bantuan sapi kurban dari Presiden RI dengan bobot mencapai 1 ton. Sapi jenis Brangus tersebut berasal dari peternak di wilayah Kedungkandang, Kota Malang.

Rencananya, sapi bantuan presiden itu akan diserahkan ke Masjid Sabilillah, Kecamatan Blimbing, sebelum dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) pada Kamis (28/5/2026).

Baca Juga : Lomba Mural Polresta Malang Kota Jadi Media Kritik Sosial dan Ekspresi Kreatif

Terkait stok hewan kurban, Wahyu menyebut ketersediaan di Kota Malang masih mencukupi. Namun, tren pembelian tahun ini disebut mengalami pergeseran, di mana masyarakat lebih banyak mencari sapi dibanding kambing.

“Sekarang tingkat pembeliannya lebih banyak sapi dibanding kambing. Jadi kambing agak menurun,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagian besar pasokan sapi kurban didatangkan dari wilayah Madura, terutama Pamekasan. Sementara untuk kambing, mayoritas berasal dari Kabupaten Malang dengan jenis Peranakan Etawa (PE).


Topik

Pemerintahan, Idul Adha, hewan kurban, Idul Kurban, Pemkot Malang wali kota malang, kota malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette