Ajal Bisa Tiba Kapan Saja, Sehari Malaikat Maut Pantau Manusia 70 Kali

12 - May - 2026, 11:02

Ilustrasi malaikat maut yang tengah memantau manusia 70 kalo dalam sehari. (ist)


JATIMTIMES - Kematian menjadi satu-satunya kepastian yang akan dialami seluruh manusia. Dalam ajaran Islam, tugas mencabut nyawa berada di tangan Malaikat Maut atas perintah Allah SWT. Karena waktu kematian tidak pernah diketahui, sejumlah riwayat tentang aktivitas Malaikat Maut kerap menjadi perhatian, termasuk kabar yang menyebut malaikat tersebut memantau manusia puluhan kali setiap hari.

Dalam kitab At-Tadzkirah, Imam Qurthubi meriwayatkan sebuah khabar dari Anas bin Malik RA bahwa Malaikat Maut memperhatikan wajah manusia sebanyak 70 kali sehari. Riwayat itu menggambarkan bagaimana Malaikat Maut merasa heran ketika melihat seseorang tertawa, padahal ajalnya telah dekat.

Baca Juga : 4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kemenkes Pastikan Belum Ada Penularan Antarmanusia

Rasulullah SAW dikisahkan bersabda, “Sesungguhnya Malaikat Maut benar-benar memperhatikan wajah-wajah manusia setiap hari 70 kali. Apabila orang yang didatangi itu tertawa, maka Malaikat Maut berkata, ‘Heran, aku diutus untuk mencabut nyawanya, kenapa dia tertawa’.”

Namun para ulama hadits menilai riwayat tersebut tidak dapat dijadikan pegangan kuat. Abu Hatim bahkan menyebut salah satu perawinya, Abu Hadbah Ibrahim bin Hadbah, sebagai pendusta sehingga riwayat itu dikategorikan maudhu atau palsu.

Meski demikian, ada pula riwayat lain yang lebih dikenal dalam khazanah Islam mengenai aktivitas Malaikat Maut. Dalam sebuah hadits yang dinukil dalam kitab Al-Arba’in, disebutkan bahwa Malaikat Maut mendatangi pintu rumah manusia lima kali sehari sambil menunggu datangnya perintah Allah SWT.

Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu pun rumah, melainkan Malaikat Maut berdiri di pintunya lima kali sehari. Apabila dia menemukan seseorang sudah habis jatah makannya dan berakhir ajalnya, maka dia menimpakan sakaratul maut kepadanya.”

Hadits tersebut juga menggambarkan suasana keluarga yang panik dan bersedih ketika sakaratul maut datang. Malaikat Maut disebut heran melihat manusia yang merasa terkejut atas kematian, padahal setiap makhluk telah memiliki batas usia yang ditentukan.

Dalam riwayat itu Malaikat Maut berkata, “Aku tidak menghilangkan rezeki seorang pun dari kalian, aku tidak memperpendek ajalnya, dan aku tidak akan mencabut nyawanya kecuali setelah diperintah.”

Penjelasan mengenai ajal juga ditegaskan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Anbiya ayat 35:

“Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian. Kami menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Kepada Kamilah kamu akan dikembalikan.”

Baca Juga : Cara Nonton Film Bioskop Terbaru di Idlix dengan Kualitas HD Gratis

Selain itu, Surah Yunus ayat 49 menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang mampu menunda atau mempercepat ajalnya ketika waktu itu telah tiba.

“Katakanlah, aku tidak kuasa menolak mudarat dan tidak pula mendatangkan manfaat kepada diriku kecuali apa yang Allah kehendaki. Setiap umat mempunyai ajal. Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan sesaat pun dan tidak pula percepatan.”

Sementara itu, Surah Luqman ayat 34 menjelaskan bahwa manusia tidak pernah mengetahui di bumi mana dirinya akan meninggal dunia. Ayat tersebut menegaskan bahwa pengetahuan tentang kematian sepenuhnya berada di sisi Allah SWT.

 

 


Topik

Agama, malaikat maut, kapan ajal tiba, tanda-tanda ajal,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette