BEM UM dan BEM FK UM Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Lansia di Sekitar Kampus

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

04 - May - 2026, 07:02

Suasana layanan kesehatan gratis bagi warga pralansia hingga lansia di sekitar kampus. (Foto: istimewa)


JATIMTIMES - Kegiatan pengabdian masyarakat kembali digelar mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM). Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UM bersama BEM Fakultas Kedokteran menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga pralansia hingga lansia di sekitar kampus.

Program bertajuk “Dari Edukasi ke Aksi: Sehat Menuju Usia Lansia” yang juga dikenal sebagai Lekas X Sahabat Desa 2026 itu berlangsung pada Minggu (3/5/2026). Kegiatan dipusatkan di Musala Sabilillah Ambarawa, tepatnya di Jalan Bendungan Sutami Gang 1, kawasan Sumbersari, Kota Malang.

Baca Juga : BLT Kesra vs BLT Dana Desa, Apa Bedanya? Ini Pengertian, Besaran hingga Jadwal Pencairannya

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dina Inayah dari Fakultas Kedokteran selaku ketua pelaksana. Dalam pelaksanaannya, panitia menghadirkan dua agenda utama, yakni penyuluhan penyakit tidak menular (PTM) serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Suasana layanan kesehatan gratis bagi warga pralansia hingga lansia di sekitar kampus. (Foto: istimewa)

Suasana layanan kesehatan gratis bagi warga pralansia hingga lansia di sekitar kampus. (Foto: istimewa)

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pengecekan tanda-tanda vital (TTV), serta pemeriksaan GCU yang mencakup gula darah (glukosa), kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan ini ditujukan untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

Peserta kegiatan didominasi warga pralansia dan lansia yang memiliki risiko atau riwayat penyakit tidak menular. Kelompok ini dinilai membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam hal deteksi dini dan pencegahan penyakit.

Berbeda dari kegiatan pengabdian pada umumnya yang kerap menyasar wilayah terpencil, panitia justru memilih lokasi di sekitar lingkungan kampus. Kawasan Jalan Ambarawa dipilih karena dinilai masih membutuhkan akses edukasi dan layanan kesehatan gratis.

Keputusan ini dilatarbelakangi keprihatinan panitia terhadap masih minimnya kegiatan serupa di lingkungan sekitar kampus, padahal banyak masyarakat yang membutuhkan pendampingan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya menghadirkan manfaat langsung bagi warga terdekat, sekaligus memperkuat peran kampus di tengah masyarakat.

Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga dituntut berkontribusi nyata di lapangan.

Selain memberikan layanan gratis, panitia juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan. Warga diajak memahami kondisi tubuhnya serta mulai menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.

Baca Juga : Overparenting Jadi Tren Ortu Zaman Modern: Pakar Usul Buku Saku Parenting dan Digital Detox

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit, terutama penyakit tidak menular yang sering muncul tanpa gejala awal.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat respons positif dari warga setempat. Antusiasme terlihat dari banyaknya peserta yang hadir sejak pagi, serta aktif mengikuti sesi penyuluhan.

Warga juga tampak proaktif bertanya mengenai kondisi kesehatan mereka, termasuk hasil pemeriksaan yang didapatkan. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan edukasi kesehatan di masyarakat.

Ketua RW setempat turut menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia berharap program serupa dapat digelar secara rutin karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi warga.

Panitia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai program satu kali, melainkan dapat memberikan dampak jangka panjang.

“Semoga ini menjadi pengabdian yang dampaknya berkelanjutan dan positif,” kata Menteri Pengabdian Masyarakat BEM FK UM Ilham Akbar Ardiansyah.

Selain itu, program ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi mahasiswa lain dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Dengan demikian, semakin banyak inisiatif serupa yang lahir dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.


Topik

Pendidikan, Universitas Negeri Malang, UM, BEM UM, BEM FK UM, layanan kesehatan gratis, bakti sosial,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette