Situbondo Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Layanan Kesehatan Kian Diakui
Reporter
Wisnu Bangun Saputro
Editor
Dede Nana
25 - Apr - 2026, 11:47
JATIMTIMES - Kabupaten Situbondo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang National Governance Awards 2026 yang digelar oleh Metro TV, Situbondo berhasil meraih penghargaan kategori Top Regency in Public Health Center Services. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang berlangsung di The Ritz-Carlton Jakarta, Jumat (24/4/2026) malam.
Ajang bergengsi ini menjadi panggung apresiasi bagi kepala daerah yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dan terobosan nyata dalam tata kelola pemerintahan, khususnya yang berdampak langsung bagi masyarakat. Situbondo dinilai unggul dalam penguatan layanan kesehatan berbasis puskesmas yang semakin mudah diakses masyarakat.
Baca Juga : Golkar Situbondo Tuntas Laksanakan Muscam, Rakerda Siap Digelar Awal Mei 2026
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah serta dukungan masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Metro TV yang sudah mengundang saya. Pemerintah Kabupaten Situbondo mendapatkan penghargaan di bidang kesehatan, dan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan," ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi. Menurutnya, pengakuan nasional tersebut juga meningkatkan kepercayaan diri daerah dalam menghadirkan layanan publik yang berkualitas.
Mas Rio menjelaskan, fokus utama pembangunan sektor kesehatan di Situbondo adalah memastikan kemudahan akses bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali. Hal ini menjadi prioritas agar pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok desa.
"Inovasi ke depan bukan sekadar teknologi, tetapi bagaimana semua warga Situbondo bisa terlayani dengan mudah dan terjangkau," tegasnya.
Selain itu, digitalisasi layanan kesehatan menjadi salah satu strategi yang terus dikembangkan. Dengan pemanfaatan teknologi, masyarakat di wilayah pedesaan diharapkan dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan tanpa harus menghadapi kendala jarak maupun waktu.
Upaya konkret lainnya adalah penyediaan fasilitas penunjang berupa ambulans desa. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menyalurkan sebanyak 38 unit ambulans yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.
Baca Juga : Travel Malang Juanda Murah dan Nyaman? Nahwa Travel Solusinya
"Ambulans ini gratis. Setelah layanan kesehatan gratis, ambulansnya juga gratis," kata Mas Rio.
Program ambulans desa ini akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh desa di Situbondo memiliki fasilitas serupa. Langkah ini dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat medis.
Penghargaan ini juga terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum peringatan Hari Otonomi Daerah. Momen tersebut menjadi refleksi atas perjalanan desentralisasi di Indonesia yang mendorong transparansi serta peningkatan kualitas layanan publik di daerah.
Dengan berbagai inovasi dan komitmen yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Situbondo optimistis mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh. Harapannya, seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil, dapat merasakan pelayanan kesehatan yang adil, mudah, dan terjangkau.
