JATIMTIMES - Bisa menempuh pendidikan di sekolah kedinasan adalah harapan banyak orang. Selain menawarkan masa depan yang lebih cerah, sekolah kedinasan juga banyak diminati karena memiliki biaya pendidikan yang terjangkau. Beberapa sekolah bahkan mampu memberikan pendidikan secara gratis.
Namun seperti yang kita ketahui, proses masuk ke sekolah kedinasan tidak semudah masuk Perguruan Tinggi pada umumnya. Sekolah kedinasan memang dirancang untuk mendidik serta melatih peserta didik agar mereka lebih siap memenuhi kebutuhan berbagai instansi negara di Indonesia.
Baca Juga : Lelang Jabatan Pemkot Surabaya Bisa Jadi Percontohan Kabupaten/Kota Lain
Melansir dari Siaran Pers SPMB PKN STAN 2025, terdapat 3 (tiga) program studi yang tersedia dengan rincian kuota penerimaan sebagai berikut:
a. Akuntansi Sektor Publik (Program Sarjana Terapan)
- Reguler: 404
- Afirmasi Kewilayahan: 44
- Pembibitan: 22
b. Manajemen Keuangan (Sarjana Terapan)
- Reguler: 365
- Afirmasi Kewilayahan: 36
- Pembibitan: 19
c. Manajemen Aset Publik (Sarjana Terapan)
- Reguler: 171
- Afirmasi Kewilayahan: 20
- Pembibitan: 19.
Sebagai orang yang memiliki harapan masuk ke sekolah kedinasan, Anda tentunya sangat ingin memastikan peluang lulus sekolah kedinasan 2025. Untuk itu, ada serangkaian persiapan yang perlu dilakukan, termasuk mengasah kemampuan Anda guna menjalani berbagai tes yang diberikan.
Jangan khawatir jika Anda bingung harus mulai belajar dari mana, karena Anda bisa mengandalkan ECODU.id untuk mempelajari berbagai tes masuk perguruan tinggi, termasuk sekolah kedinasan.
Baca Juga : Atur Fasum dan Lahan Hijau, DPRD-Pemkot Blitar Tetapkan Ranperda Permukiman
“ECODU merupakan bimbel tersistem nomor satu di Indonesia. Kami menerapkan metode belajar cepat, dan memastikan pengguna bisa mengikuti tes masuk Perguruan Tinggi Kedinasan dengan lebih mudah,” ujar Ryan Fachrozy, Chief Marketing Officer ECODU.id.
Guna memberikan layanan terbaik, ECODU memastikan bahwa layanan mereka bisa diakses dengan mudah, dari mana saja dan kapan saja. Maka dari itu, sistem ECODU bisa diakses pengguna secara online, baik melalui website resmi maupun aplikasi ECODU.
Secara pengalaman, ECODU yang sudah berdiri sejak 2019 ini sudah tak perlu diragukan lagi. Sebab platform bimbingan belajar online terkemuka ini didirikan langsung oleh alumni sekolah kedinasan, dan masih aktif membimbing murid hingga saat ini.
Dengan latar belakang tersebut, tentunya materi yang diberikan juga mengikuti sistem sekolah kedinasan saat ini.
“Kurikulum tiap kelas disesuaikan dengan sekolah kedinasan yang dituju. PKN STAN nanti dapat TPA TBI, SKD dan materi tahapan ujian lainnya,” papar Ryan.
Ketika Anda menggunakan layanan dari ECODU, maka akan langsung mendapatkan berbagai fasilitas yang dapat menunjang proses belajar, seperti kelas yang bisa diakses secara online, materi pelajaran dalam bentuk video yang bisa ditonton berkali-kali hingga live class bersama para tentor.
Tak perlu takut jika merasa Anda sulit menerima pelajaran dengan baik. Sebab sistem belajar di platform ini sangat terstruktur. Anda akan diberikan materi secara bertahap, mulai dari yang paling mudah hingga paling sulit.
Selain itu, Anda juga berkesempatan mengambil paket simulasi Try Out, dan semua soal yang diberikan dalam tes tersebut dirancang mirip dengan soal ujian asli di sekolah kedinasan maupun Perguruan Tinggi.
Kurikulum yang diterapkan pun merupakan materi pembelajaran yang telah melalui riset selama 10 tahun terakhir. Jadi akan sangat relevan dengan materi tes di lembaga pendidikan yang Anda tuju.
Menariknya lagi, hanya dengan melakukan sekali pembayaran, Anda sudah bisa mengakses berbagai fitur yang tersedia. Harganya pun sangat terjangkau, Anda hanya perlu membayar mulai dari Rp300.000, dan sudah mengikuti pembelajaran hingga pengumuman hasil akhir
Setelah mengetahui informasi ini, tentunya Anda sudah semakin yakin mengikuti tes masuk sekolah kedinasan. Maka dari itu, Anda bisa melakukan persiapan diri dengan sebaik mungkin, meningkatkan keterampilan, mengasah kompetensi dengan berbagai tes yang bisa dipelajari secara online, dan dilatih langsung oleh para tentor yang merupakan alumni sekolah kedinasan.
