Pemesanan Tiket Kapal Feri untuk Lebaran Mulai Meningkat, Kini Capai 5 Persen
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
Yunan Helmy
04 - Mar - 2025, 02:35
JATIMTIMES - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat adanya peningkatan pemesanan tiket kapal feri untuk peak season libur Idul Fitri dan Nyepi yang tahun ini terjadi berdekatan. Terjadi peningkatan pembelian tiket mulai tanggal 27-28 Maret 2025 atau H-4 dan H-3 Lebaran, yakni 5 persen dari total kapasitas tiket yang dijual.
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menjelaskan, hal ini sesuai dengan prediksi di awal bahwa awal pergerakan pengguna jasa pada angkutan Lebaran diperkirakan sudah mulai bergerak sejak tanggal 25-26 Maret 2025 atau H-6 dan H-5 Lebaran. Pembelian tiket tersebut biasanya akan terus meningkat mendekati periode libur Lebaran.
Baca Juga : Februari 2025 Surabaya Deflasi Lagi, Terdalam Kedua selama 15 Tahun Terakhir
Apalagi, telah terdapat imbauan pemerintah agar perusahaan, instansi/lembaga menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) menjelang periode libur Idul Fitri guna menekan kepadatan lalu lintas.
Ia juga menegaskan bahwa ASDP telah menerapkan layanan tiket online di 49 pelabuhan penyeberangan di seluruh Indonesia, baik yang berbasis aplikasi maupun website Ferizy sebagai upaya ASDP untuk meningkatkan kenyamanan, efisiensi dan standar layanan bagi pengguna jasa di era digital saat ini.
“Tiket feri telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan. Jadi, kami mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pembelian agar perjalanan lebih nyaman dan terencana. Pastikan sudah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan, karena tanpa tiket yang valid, pengguna jasa tidak akan bisa menyeberang,” ujarnya, Selasa (4/3/2025).
Penerapan digitalisasi tiket melalui Ferizy merupakan bagian dari transformasi layanan ASDP yang telah berjalan sejak 2018. Sejak resmi diluncurkan pada 2020, jumlah pengguna Ferizy terus meningkat signifikan, dari 438.105 pengguna pada tahun pertama hingga lebih dari 2,78 juta pengguna per Januari 2025.
Digitalisasi ini tidak hanya mempermudah pemesanan tiket, tetapi juga dapat meminimalisasi antrean panjang ketika terjadi lonjakan saat puncak arus serta mengurangi praktek percaloan.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan penumpang saat mudik Lebaran dan Hari Raya Nyepi yang berdekatan penerapan libur cuti bersamanya, ASDP telah memperkuat fasilitas dan kapasitas di sejumlah pelabuhan utama.
Di lintasan Merak–Bakauheni, berkoordinasi dengan KSOP selaku regulator yang menetapkan jadwal, sebanyak 47 kapal telah disiapkan dengan kapasitas harian mencapai 25.067 kendaraan.
Baca Juga : Ekspedisi Jepara ke Banten dan Maluku: Jejak Perang dan Diplomasi Maritim Abad Ke-16
Sesuai arahan regulator Kementerian Perhubungan, Pelabuhan Ciwandan dan Bojonegara (BBJ) juga akan difungsikan sebagai pelabuhan alternatif dengan kapasitas tambahan hingga 7.573 kendaraan per hari.
Sedangkan di Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk, ASDP bersama dengan regulator dan stakeholder terkait juga siap mengoperasikan kapal berkapasitas besar serta buffer zone dan rekayasa lalu lintas guna menghadapi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran, 1 (satu) hari sebelum Hari Raya Nyepi.
Selain peningkatan infrastruktur, ASDP juga memperluas kanal pembayaran tiket Ferizy guna memudahkan transaksi pengguna jasa. Kini pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank, virtual account, serta e-wallet seperti LinkAja, ShopeePay, Blu BCA Digital.
ASDP terus mengoptimalkan persiapan agar layanan angkutan Lebaran tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. Diprediksikan, jumlah penumpang penyeberangan di lintasan terpantau nasional mencapai sekitar 4,56 juta orang dan total kendaraan sebanyak 1,1 juta unit atau masing-masing naik 10 persen dari realisasi tahun lalu.
"Dengan prediksi kenaikan sebesar 10 persen, manajemen dermaga siap operasi sebanyak 50 unit (44 unit milik ASDP, 6 unit non-ASDP) sedangkan kapal siap operasi tercatat sebanyak 215 unit kapal (50 kapal ASDP, dan 165 unit reguler non-ASDP)," jelas Shelvy.
