Soroti Titik Rawan Kepadatan Arus, Pemkot Malang Bakal Tata Pasar Takjil
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Dede Nana
27 - Feb - 2025, 06:08
JATIMTIMES - Menjelang Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan melakukan penataan untuk menentukan lokasi pasar takjil. Penataan tersebut juga menyesuaikan titik-titik yang dinilai rawan terjadi kepadatan arus lalu-lintas.
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, mengungkapkan pemkot akan segera mengeluarkan Surat Edaran (SE) sebagai pedoman pengaturan pasar takjil di beberapa titik strategis.
Baca Juga : Kunjungi Jatim, Kemendukbangga Launching Program Genting untuk Kurangi Angka Stunting
“Akan ada penataan di beberapa titik. Nanti akan dikeluarkan SE terkait penataan. Jadi ada beberapa titik yang memang sudah menjadi perhatian, terutama yang menyebabkan kemacetan," ujarnya.
Penerbitan SE itu sendiri masih menunggu keputusan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang masih menjalani retreat di Magelang Jawa Tengah. Ali mengatakan, dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Satpol PP akan menjadi ujung tombak.
Sedangkan menurut Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, penggunaan badan jalan untuk berjualan sebetulnya tidak diperbolehkan. Namun, mengingat aktivitas pasar takjil sudah menjadi rutinitas setiap Ramadan, pihaknya masih memberikan toleransi.
Asalkan, aktivitas pedagang maupun pembeli di Pasar Takjil tidak mengganggu lalu-lintas kendaraan. Sebab tentunya jika mengacu pada aturan, badan jalan hanya boleh untuk aktivitas lalu-lintas.
“Tapi karena ini momen Ramadan, kami bisa memaklumi selama tidak menimbulkan kemacetan,” ujar pria yang akrab disapa Jaya ini.
Baca Juga : Wujudkan Ketahanan Pangan, Divif 2 Kostrad Gelar Panen Raya di Malang dan Jember
Menurutnya, kepadatan arus lalu lintas biasanya disebabkan perilaku pedagang dan pembeli di pasar takjil yang kurang kooperatif. Yakni banyak pembeli yang enggan turun dari kendaraan dan lebih memilih melakukan transaksi secara drive-thru.
“Seharusnya pembeli parkir dulu, baru jalan membeli takjil. Tapi karena mereka tetap dilayani oleh pedagang dari kendaraan, akhirnya menyebabkan kepadatan di beberapa titik,” tutur Jaya.
Catatan JatimTIMES, ada beberapa titik di Kota Malang yang menjelma menjadi Pasar Takjil saat Ramadan. Beberapa diantaranya di kawasan Sawojajar, Jalan Terusan Surabaya, Jalan Sarangan, Jalan Soekarno Hatta (Soehat) dan beberapa titik lain.
