Update Kondisi Paus Fransiskus Mulai Membaik, Insufisiensi Ginjal Ringan Teratasi

Reporter

Mutmainah J

Editor

A Yahya

27 - Feb - 2025, 02:30

Paus Fransiskus. (Foto @franciscus)


JATIMTIMES - Kondisi kesehatan Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, dikabarkan mulai membaik sejak Rabu (26/2/2025) setelah mengalami insufiensi ginjal ringan.

"Kondisi klinis Bapa Suci selama 24 jam terakhir menunjukkan sedikit perbaikan. Insufisiensi ginjal ringan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah mereda," tulis kantor berita Vatikan, Holy See Press Office, Kamis (27/2/2025).

Baca Juga : Ini Anjuran Dinkes Banyuwangi Agar Ibadah Puasa Lancar dan Tetap Bugar

Meskipun ada kemajuan, laporan medis terbaru menyatakan prognosis Paus masih perlu diwaspadai. Paus berusia 88 tahun itu menjalani CT scan dada pada Selasa malam yang menunjukkan 'evolusi normal' dalam peradangan paru-paru yang disebabkan oleh pneumonia.

Tes darah yang dilakukan pada hari Rabu mengkonfirmasi bahwa Paus, meskipun rapuh, menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Pemeriksaan hematokimia dan hemakrositometri hari ini mengkonfirmasi kemajuan kemarin. Paus tidak mengalami krisis pernapasan asma, tetapi terus menjalani terapi oksigen aliran tinggi dan fisioterapi pernapasan untuk mengobati pneumonia yang dideritanya.

Seorang pejabat Vatikan, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan pada Rabu pagi bahwa Paus Fransiskus dalam keadaan waspada sepanjang hari dan mampu makan dengan normal serta pindah ke ruang rawat inap. "Pada pagi hari, Bapa Suci menerima Ekaristi. Sore harinya dikhususkan untuk aktivitas kerja," laporan Vatikan menyimpulkan.

Ini menjadi hari ke-13 sang Bapa Suci dirawat di Rumah Sakit Gemelli Roma, masa inap terlama yang pernah dilaluinya selama nyaris 12 tahun kepausannya.

Baca Juga : Jembatan Pembangunan Jalan Tol di Korsel Ambruk, 4 Pekerja Tewas

Sebelum ini, Vatikan mengabarkan bahwa Paus Fransiskus masih dalam kondisi kritis selama empat hari berturut-turut. "Kondisi kesehatan Bapa Suci masih kritis, tetapi stabil," demikian keterangan Vatikan pada Selasa (25/2).

Vatikan menyatakan para dokter masih mengawasi kondisi prognosis Paus. Namun parameter hemodinamik atau fungsi sistem peredaran darah di tubuhnya stabil.

Pneumonia ganda adalah infeksi pada kedua paru-paru yang dapat menyebabkan peradangan pada jaringan parut sehingga sulit bernapas. Vatikan mengatakan infeksi yang dialami Paus bersifat "kompleks" dan disebabkan oleh dua atau lebih mikroorganisme.


Topik

Internasional, katolik, paus frnsiskus, update paus fransiskus, gereja katolik,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette