Tiga Jabatan Kosong Dipimpin Plt, Pemkot Batu Sudah Ajukan Nama Calon Definitif ke BKN dan Mendagri
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Dede Nana
20 - Feb - 2025, 12:25
JATIMTIMES - Rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) batu masih akan bergulir. Setelah delapan pejabat tinggi pratama digeser, menyisakan tiga jabatan tingkat eselon 3 yang kosong dan dipimpin pelaksana tugas (Plt). Pemkot sudah mengantongi nama yang diajukan, dan saat ini masih menunggu rekomendasi dan persetujuan pusat.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu Santi Restuningsasi. Tiga jabatan kosong tersebut adalah pada kepala badan dan bagian tingkat eselon 3. Pimpinan ketiganya telah bergeser baik karena promosi maupun mutasi.
Baca Juga : Siswa SMK Kota Batu Takut Ambil Ijazah karena Tanggungan Biaya, Akhirnya Difasilitasi Kadindik Jatim
"Tija jabatan yang dipimpin Plt, ada Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Kepala Bagian Pengadaan Barang Dan Jasa, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)," rinci Santi saat dikonfirmasi, belum lama ini.
Dikatakannya, dalam pengisian jabatan yang cukup krusial itu Pemkot tak lagi menggunakan skema seleksi terbuka (selter). Melainkan bentuk pengajuan langsung dan dinilai oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Nggak perlu selter, tapi langsung pengisian jabatan definitif," jelasnya.
Lebih lanjut, Sekretaris BKPSDM Kota Batu Zulkarnain menambahkan, meski tanpa selter, proses dan tahapan yang dilalui relatif sama dengan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang belum lama ini dirotasi. Hanya saja, pihaknya masih menunggu izin dan persetujuan dari pusat.
"Memang kami sudah siapkan untuk pengisian itu. Tapi ini kan masih proses rekomnya. Kalau namanya sudah ada. Nanti dipertimbangkan dan dinilai oleh Tim Penilai Kinerja (TPK)," kata Zulkarnain.
Baca Juga : DPP LDII Usul Instansi Penyelenggara Haji Jadi Satu Kementerian
Untuk diketahui, TPK sendiri dibentuk dari unsur pemerintahan bidang keuangan, asisten, inspektorat, BPKSDM hingga sekretaris daerah. Hasil dari TPK telah disampaikan ke wali kota selaku pejabat pembina kepegawaian.
Zulkarnain menyebut, mereka yang dicalonkan sebagai pimpinan jabatan itu dinilai berdasarkan kemampuan, riwayat kerja, hingga banyak aspek lain. Zul, sapaannya, belum bisa memastikan kapan tiga jabatan itu akan terisi definitif.
"Waktu diajukannya sama. Tapi yang sudah turun rekom duluan yang JPTP kemarin. Sedangkan yang eselon tiga belum. Kemungkinan bisa saja yang melantik kepala daerah terpilih. Kami masih menunggu keputusan itu dari BKN dan Kemendagri," imbuhnya.
