Pemkab Malang Matangkan Kesiapan Fasilitas untuk Sambut Porprov Jatim 2025
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Yunan Helmy
17 - Feb - 2025, 09:03
JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang saat ini tengah mematangkan kesiapan berbagai fasilitas penunjang untuk menyambut agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) tahun 2025 yang rencananya akan digelar pada Juni 2025 mendatang.
Pasalnya, Malang Raya yang terdiri dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu pada Porprov Jatim 2025 menjadi tuan rumah. Sebanyak 65 cabang olahraga atau cabor akan dipertandingkan dalam gelaran Porprov Jatim 2025.
Baca Juga : Arema FC Pesta Gol, Tundukkan PSS Sleman 6-2 di Stadion Soepriadi Blitar
"Ada 65 cabor yang nanti akan diperlombakan di Malang Raya. Sebanyak 34 cabor nanti terkonsentrasi di Kabupaten Malang," ungkap Didik, Senin (17/2/2025).
Diperkirakan, nantinya ada 14 ribu orang lebih akan memadati Makang Raya, termasuk Kabupaten Malang, dalam menyemarakkan gelaran Porprov Jatim 2025 yang terdiri dari atlet, pelatih, ofisial dan keluarga atlet. Oleh karena itu, menurut Didik, banyak yang harus dipersiapkan.
"Dinas Kepemudaan dan Olahraga bersama dengan KONI harus mulai prepare terhadap lapangan cabor dari 34 yang akan dilombakan di Kabupaten Malang. Kemudian atlet-atlet kita juga harus disiapkan. Dari 65 cabor, berapa yang akan diterjunkan untuk masuk di kontingen," kata Didik.
Kemudian, Didik meminta kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) untuk melakukan koordinasi dengan lintas organisasi perangkat daerah di Kabupaten Malang. Di antaranya dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Dinas Ljngkungan Hidup hingga Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Kabupaten Malang.
Nantinya, Diskominfo Kabupaten Malang dapat menginformasikan secara masif kepada masyarakat terkait gelaran Porprov Jatim 2025 yang terpusat di Malang Raya. Kemudian, Disperindag dan Dinas Koperasi Usaha Mikro juga dapat mengoptimalkan para pelaku UMKM serta industri dari berbagai sektor usaha untuk memasarkan produknya. Pasalnya, Malang Raya akan didatangi 14 ribu orang.
Lalu, Dinas Kesehatan juga harus memberikan jaminan fasilitas kesehatan yang maksimal kepada seluruh atlet beserta rombongannya. Hal itu sebagai wujud Pemkab Malang serius dan berupaya maksimal untuk menyukseskan gelaran Porprov Jatim 2025.
Selanjutnya, Disparbud Kabupaten Malang juga dapat memanfaatkan momentum Porprov Jatim 2025 sebagai ajang mengenalkan sport tourism yang ada di Kabupaten Malang. Nantinya, wisata di Kabupaten Malang akan semakin terkenal di Provinsi Jatim maupun secara nasional.
Kemudian, dengan banyaknya orang yang datang ke Kabupaten Malang, Dinas Lingkungan Hidup juga harus bisa melakukan sinergi dan kolaborasi dengan lintas organisasi perangkat daerah untuk mengantisipasi penumpukan jumlah sampah di Kabupaten Malang.
Lalu, Dinas Perhubungan juga diharapkan dapat mengambil peran dalam gelaran Porprov Jatim 2025 dengan menyediakan fasilitas transportasi berupa bus untuk kendaraan para atlet beserta pelatih dan ofisial. Selain itu, Dinas Perhubungan nantinya dapat bersinergi dengan pihak kepolisian untuk dapat mengatur lalu lintas agar terjadi kemacetan.
Baca Juga : Warga Temukan Mayat Lansia Tergantung di Perkebunan
Selanjutnya, melakui momentum Porprov Jatim 2025 ini, Didik juga meminta PHRI BPC Kabupaten Malang untuk dapat mengambil peran dengan menyediakan hotel-hotel untuk para atlet, pelatih, ofisial maupun keluarga atlet.
Menurut Didik, langkah-lanhkah koordinasi tersebut merupakan tahapan untuk memperlancar kegiatan Porprov Jatim 2025 yang nantinya mayoritas cabor akan dipertandingkan di Kabupaten Malang.
"Agar 14 ribu orang yang diperkirakan akan ke Malang Raya termasuk ke Kabupaten Malang harus terlayani denga baik. Kalau hotel di Kepanjen tidak tercukupi, maka nanti bisa ke tempat-tempat lain. Kita ada rusunawa, ada UPT perikanan yang di dalamnya ada rumadinnya itu bisa dikomunikasikan di sana," ungkap Didik.
Lebih lanjut, Didik juga meminta kepada Dispora dan Diskominfo untuk dapat membuat sebuah aplikasi tertutup yang khusus dipergunakan untuk melayani para atlet, keluarga, pelatih dan official masing-masing cabor di Porprov Jatim 2025.
"Sehingga ada layanan antar. Tentunya dengan tempat penyajian yang bersahabat dengan lingkungan. Tujuannya jangan sampai nanti 14 ribu orang masuk sini, tapi setelah selesai, sampahnya menumpuk. Maka Dinas Lingkungan Hidup harus melakukan upaya," kata Didik.
Sementara itu, Didik menyebutkan, jika berbagai upaya tersebut dapat dilakukan secara sistematis dan lancar, maka gelaran Porprov Jatim 2025 juga aman menberikan dampak terhadap pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Malang.
"Kalau itu bisa dilakukan pertumbuhan ekonomi kita bisa terlihat, masalah lingkungan juga bisa terselesaikan, kesehatan mengawal, dinas perhubungan mengatur semua lalu lintas. Semua atlet-atlet hang berjauhan dimungkinkan bisa ada fasilitas bus antar jemput. Bagaimana ini semua bisa terfasilitasi dengan baik," pungkas Didik.
