Ajakan #KaburAjaDulu Masih Trending, Istana Beri Tanggapan

Reporter

Mutmainah J

17 - Feb - 2025, 05:45

Tagar #KaburAjaDulu yang sedang ramai beberapa waktu terakhir. (Foto: AyoBandung)


JATIMTIMES - Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi menanggapi soal ramainya tagar #KaburAjaDulu yang belakangan meramaikan media sosial. Dalam tanggapannya, Hasan mengingatkan agar jika ingin merantau ke luar negeri harus memiliki skill dan taat akan peraturan negara yang akan dikunjungi. 

"Kalau mau merantau itu bagus lho. Kalau mau merantau. Tapi ingat kalau mau merantau ke luar negeri ingat, harus punya skill," kata Hasan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2025).

Baca Juga : Cek Kesehatan, Bupati Blitar Terpilih Rijanto Siap-Siap Jalani Retret di Akmil Magelang

Lebih lanjut, Hasan mengatakan keterbatasan keahlian akan berdampak tidak memiliki pekerjaan yang baik di luar negeri. Ia pun mengingatkan pentingnya taat prosedur saat merantau.

"Karena kalau nggak punya skill nanti nggak bisa punya pekerjaan baik di luar negeri. Yang kedua harus taat prosedur. Supaya apa, tidak jadi pendatang haram. Kalau orang mau merantau nggak boleh dilarang," ujarnya.

Di sisi lain, Menaker Yassierli melihat tagar itu bukan kabur dalam arti sebenarnya, melainkan pergi ke luar negeri karena melihat peluang kerja.

Yassierli mengakui adanya peluang kerja di luar negeri. Namun, menurutnya hal itu harus dipandang sebatas meningkatkan keahlian yang nantinya kembali ke Indonesia.

"Tanggapannya, ya itu apa ya ini kan netizen terkait dengan kabur aja, memang di satu sisi saya lihat kesempatan kerja di luar memang ada ya," kata Yassierli kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2).

"Jadi semangatnya bukan kabur sebenarnya, jadi kalau memang ingin untuk meningkatkan skill dan ada peluang kerja di luar negeri. Kemudian, kembali ke Indonesia bisa membangun negeri ya tidak masalah," lanjutnya.

Baca Juga : 'Indonesia Gelap' Trending, Mahasiswa Se-Indonesia Turun ke Jalan!

Seperti diketahui, akhir-akhir ini tagar #KaburAjaDulu sedang meramaikan media sosial. Lebih dari sekadar ungkapan, kalimat itu mewakili gelombang kekecewaan dan keresahan anak muda terhadap kondisi sosial ekonomi di Tanah Air belakangan ini. 

Munculnya tagar #KaburAjaDulu bukan tanpa sebab, ia merupakan manifestasi dari frustrasi yang mendalam atas berbagai permasalahan yang dihadapi. Menurut pencarian di media sosial X, tren #KaburAjaDulu merupakan berbagai unggahan soal ajakan pindah ke negara lain dan meninggalkan Indonesia. Ada yang ingin meninggalkan Indonesia untuk pendidikan, bekerja di luar negeri, sampai tujuan lainnya.

Bahkan, tagar #KaburAjaDulu juga mengarahkan pada Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham yang mencatat 3.912 WNI menjadi warga negara Singapura pada tahun 2019-2022. Keluhan warganet Indonesia memadati cuitan tagar #KaburAjaDulu, karena beragam permasalahan yang dianggap menyulitkan masyarakat tanah air belakangan ini.


Topik

Peristiwa, Kaburajadulu, istana, trending,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette