Polisi Ungkap Identitas Pria Tewas Tertabrak Kereta Api di Kepanjen, Korban Lama Tak Pulang ke Rumah

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya

16 - Feb - 2025, 11:04

Petugas kepolisian saat melakukan identifikasi terhadap jenazah korban tewas tertabrak kereta api di perlintasan rel kilometer 68/6 petak jalan Ngebruk-Kepanjen, Kabupaten Malang yang terjadi pada Sabtu (15/2/2025) malam. (Foto: Polsek Kepanjen for JatimTIMES)


JATIMTIMES - Setelah sempat berstatus Mr. X, polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas pria yang tewas tertabrak kereta api di perlintasan rel kilometer (KM) 68/6 petak jalan Ngebruk-Kepanjen, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada Sabtu (15/2/2025) malam.

"Identitas korbannya baru ditemukan, korban atas nama Nariyo," ungkap Kapolsek Kepanjen AKP Subijanto, saat dikonfirmasi JatimTIMES, Minggu (16/2/2025) malam.

Baca Juga : Ban Pecah, Daihatsu Xenia Tabrak Motor, Papan Reklame hingga Pohon

Data kepolisian mengungkapkan, pria kelahiran 1 Januari 1963 tersebut berasal dari Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. "Identitas korban telah ditemukan dan sudah ada keluarganya," ujar Subijanto.

Sebagaimana diberitakan, korban dilaporkan tewas tertabrak kereta api pada Sabtu (15/2/2025) sekira pukul 23.30 WIB. Pada saat itu, polisi yang mendapat laporan dan mendatangi lokasi kejadian menemukan barang bukti berupa dompet. Barang yang ditemukan tersebut diduga milik korban namun tanpa disertai kartu identitas atau tanda pengenal.

Sementara itu, kronologi korban tewas tertabrak kereta tersebut bermula saat Masinis Kereta Api Dhoho 408 jurusan Kertosono-Surabaya, memberitahukan kepada Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) bahwa telah terjadi kecelakaan.

Dalam laporannya, korban pada saat sebelum kejadian sedang duduk di atas rel kereta api. Masinis kemudian membunyikan klakson selama berkali-kali dari jarak sekitar 100 meter. Namun korban tidak menghiraukan peringatan tersebut hingga akhirnya tertabrak kereta api.

Korban diketahui terpental sekitar 2 meter usai tertabrak kereta api. Kejadian tersebut mengakibatkan korban tewas di tempat kejadian.

Korban diketahui mengalami luka benturan pada kepala sebelah kanan, luka di bagian telinga, luka-luka pada lengan sebelah kanan dan kiri, serta pergelangan kaki kanan dan kiri juga mengalami luka usai tertabrak kereta.

Baca Juga : Jangan Sampai Kehabisan, Ini Trik Jitu Mendapatkan Tiket Kereta Api Lebaran 2025

Petugas gabungan termasuk kepolisian Polres Malang yang mendatangi lokasi kejadian kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan. Dari hasil identifikasi polisi, identitas korban yang sempat tak diketahui tersebut akhirnya terungkap. Korban bernama Nariyo.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi yang dihimpun polisi, korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Meskipun dugaan tersebut belum terkonfirmasi secara pasti, namun dari keterangan keluarganya, korban memang sudah lama menghilang dari rumah. "Berdasarkan keterangan anaknya, (korban) sudah lama tidak pulang," pungkas Subijanto.


Topik

Hukum dan Kriminalitas, subijanto, kabupaten malang, kecelakaan ka,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette