Pj Wali Kota Malang Ingin Kampung Moderasi di Tanjungrejo Jadi Percontohan
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Yunan Helmy
10 - Dec - 2024, 08:42
JATIMTIMES - Pj Wali kota Iwan Kurniawan berkeinginan agar keberadaan Kampung Moderasi Beragama di Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, dapat menjadi percontohan. Hal itu ia sampaikan usai mengunjungi kampung tersebut pada Selasa (10/12/2024).
Hal tersebut ditangkap sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan seluruh umat beragama di Kota Malang dapat menjalankan ibadah dengan aman dan damai. Dalam kesempatan itu, Iwan menyempatkan diri untuk berdialog bersama tokoh setempat.
Baca Juga : Kurangi Ketergantungan Masyarakat akan Air Tanah, DPUPRPKP Kota Malang Mulai Susun Regulasi Pengelolaan SDA
Seperti diketahui bersama, Kelurahan Tanjungrejo, adalah wilayah pertama yang menjadi Kampung Moderasi Beragama di Kota Malang. Hal tersebut disebabkan lima kelompok agama mampu membaur dan menjalin kebersamaan di tengah perbedaan.
"Iklim kerukunan antarumat beragama di Kelurahan Tanjungrejo ini terbangun dengan baik. Tentu ini akan berdampak dalam menjaga kondusivitas sebuah wilayah. Karenanya saya berharap agar Kampung Moderasi Beragama ini dapat menjadi percontohan bagi kelurahan lainnya di wilayah Kota Malang," ujar Iwan.
Dirinya pun menegaskan bahwa kesempatan tersebut tak hanya digunakan sebagai sekadar kunjungan untuk melihat lokasi secara langsung. Namun, dirinya juga berdialog dengan tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas). Termasuk di dalamya juga untuk menghimpun persoalan yang tengah dihadapi oleh warga kampung tersebut.
Iwan pun berharap agar persoalan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh jajaran perangkat daerahnya. "Berbagai persoalan dan masukan tadi sudah disampaikan oleh perwakilan masing-masing tokoh agama. Dan tentu sudah langsung kami tindak lanjuti melalui perangkat daerah yang tadi membersamai saya. Sebisa mungkin persoalan terkait jalan rusak sampai dengan kebutuhan guru agama akan segera ditindaklanjuti" jelas Iwan.
Baca Juga : PDTS KBS Siapkan Pintu Gerbang Selatan Sambut Operasional Tunnel TIJ
Ia mengatakan, meski keberadaan Kampung Moderasi Beragama di Kelurahan Tanjungrejo sudah didirikan sejak tahun 2022 lalu, penguatan moderasi harus tetap dilakukan. Hal itu agar dengan perbedaan yang ada bisa mewujudkan persatuan untuk perdamaian.
"Saya ingin agar anak-anak kita juga dapat belajar dan mengetahui keberadaan Kampung Moderasi Beragana dalam rangka menjaga kerukunan antarumat beragama. Jadi, bisa dibuatkan buku tentang keberadaan kampung ini, untuk literasi bersama," pungkasnya.
