Menuju Debat Publik Kedua, Paslon Nurochman-Heli Berbekal Program Nawa Bhakti Utama dan Pengalaman di Legislatif
Reporter
Irsya Richa
Editor
Nurlayla Ratri
08 - Nov - 2024, 06:09
JATIMTIMES - Debat publik kedua bagi pasangan calon (paslon) Pilkada Kota Batu bakal digelar di Singhasari Resort Kota Batu, Jumat (8/11/2024) malam. Program unggulan visi dan misi yang tertuang dalam Nawa Bhakti Utama menjadi bekal paslon Nurochman-Heli menghadapai debat kedua tersebut.
Terlebih, pada debar kedua KPU Kota Batu mengusung tema pendidikan, perlindungan anak, kesehatan, dan kebudayaan. Di mana tema-tema tersebut juga menjadi konsen utama pada Nawa Bhakti Utama.
Baca Juga : KPU Kabupaten Blitar Dapat Rapor Merah, Bawaslu Ungkap Pelanggaran Administrasi Pemilu
“Lewat program utama pada visi dan misi ini akan menjadi pedoman dalam menghadapi debat publik kedua nanti,” ucap Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, Jumat (8/11/2024).
Dengan slogannya, yakni Mbatu Sae kepanjangan dari Madani, Berkelanjutan, Agrokreatif, Terpadu, Unggul, Sinergi, Akomodatif, Ekologis. Bakal mewujudkannya lewat visi dan misinya diberi nama 9 Nawa Bahkti Utama, di antaranya;
- Meningkatkan sumber daya manusia berkarakter, berkualitas dan berdaya saing
- Mengembangkan UMKM, pertanian, perdagangan, pariwisata dan ekonomi kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing
- Membangun infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayananan dasar yang berwawasan
- Mengembangkan kebudayaan dan jati diri daerah
- Pengendalian tata ruang, penyelamatan hutan dan sumber daya air
- Meningkatkan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat
- Tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan inovatif
- Tercapainya kerjasama antar pemangku kebijakan dan stakeholder
- Memperkuat peran pemerintahan desa dan kelurahan dalam Pembangunan daerah
Dari 9 Nawa Bhakti Utama itu ada 15 program prioritas yang bakal diwujudkan jika nanti terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu periode 2024-2025, yakni :
- Petugas pelayanan masyarakat dan pekerja lapangan diberi/ditingkatkan insentifnya
- Meningkatkan insentif tenaga pendidik keagamaan dan hibah organisasi masyarakat berbasis agama
- Mencetak 1000 Sarjana per tahun
- Pembangunan Mall UMKM dan PKL
- Pembangunan spiritual botanical garden
- Pembangunan kawasan industri pengolahan sampah
- Penambahan bagi hasil kepada Pemerintah Desa sebesar Rp 5 milyar
- Pengembangan smart and integrated farming
- Pembangunan Sport Centre
- Pembentukan Perusahaan Umum Daerah baru di bidang UMKM, pengelolaan sampah, pertanian (Agrobank),dan pariwisata
- Subsidi air bersih kepada masyarakat Kota Batu non usaha dan memberikan gratis kepada masyarakat pra-sejahtera
- Subsidi listrik bagi tempat ibadah
- Pembangunan/Peningkatan Pos Kesehatan Desa (POSKESDES)
- Pembangunan Batu Artpreuner sebagai ruang seni budaya multi disiplin
- Pendirian SMK Kesenian Kota Batu
Sembilan poin yang bakal diwujudkan dalam 15 program itu diyakini mampu menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor Kota Batu.
Keduanya mengaku telah mempelajari materi debat bersama tim pemenangan, agar program yang disampaikan dapat diterima masyarakat dengan baik.
“Kami fokus pada isu-isu yang telah kami tangani saat menjabat di legislatif, seperti pendidikan dan kesehatan. Pengalaman ini menjadi nilai tambah bagi kami,” ujar Heli.
Selain itu, paslon nomor urut 1 berupaya tampil lebih tenang dan meningkatkan kualitas dalam penyampaian. Berbekal evaluasi dari debat pertama, mereka berupaya lebih baik dan lebih percaya diri.
“Saya berusaha agar tidak tegang dan memperbaiki kemampuan public speaking. Insya Allah, kami siap untuk debat kedua,” tutup Heli.
