Ribuan Kupu-Kupu Kuning Serbu Tulungagung, Ini Menurut Ilmu 'Titen'
Reporter
Anang Basso
Editor
Dede Nana
02 - Nov - 2024, 10:48
JATIMTIMES - Fenomena migrasi kupu-kupu kuning yang terjadi pekan lalu, kini kembali terjadi di Tulungagung. Meski sulit di foto karena kupu-kupu kecil ini terus beterbangan, fenomena ini terjadi di Tulungagung pada Sabtu (2/11/2024).
Ribuan kupu-kupu kuning itu kompak terbang dari arah barat ke timur. Meski diterpa angin lantaran sejak pagi hingga siang, kupu-kupu tampak bersemangat terbang setinggi 3-6 meter dari tanah.
Baca Juga : Debat Perdana, KPU Kota Kediri Ajak Masyarakat Pilih Calon Pemimpin
Dari ilmu titen (Jawa) yang berarti kepekaan terhadap ciri alam, fenomena kupu-kupu kuning ini biasanya hujan akan segera turun. "Berakhirnya musim kemarau salah satu cirinya banjir kupu-kupu kuning," kata Halim (57) warga di Sumbergempol.
Halim yang merupakan penganut ilmu titen ini mengatakan, sejak zaman kakeknya bertani dahulu kala, jika ada fenomena kupu-kupu kuning selalu turun ke sawah menyiapkan ladon (tempat menyemai bibit padi).
"Meskipun usia palawija nengahi (belum waktunya panen), orang dulu selalu merelakan sebagian kecil lahan untuk dibuat ladon ini. Misalnya, jika jagung masih belum panenpun, dibabat ditengah lalu disiapkan ladonan ini," tuturnya.
Saat benih sudah tumbuh atau siap tanam, hujan yang di Tulungagung disebut tracap maka prosesnya tanam atau tandur. "Nah, salah satu tanda alam ini dimulai dari tumbuk (puncak musim panas) lalu muncul kupu-kupu dan mulai mendung," jelasnya.
Baca Juga : Hendak Akhiri Hidup di Jembatan Ngujang 1, Seorang Wanita Diselamatkan
Kupu-kupu sendiri dalam kepercayaan Jawa merupakan simbol atau membawa kabar. Kupu-kupu kuning disimbolkan sebagai kebahagiaan atau kemakmuran yang akan diberikan Tuhan ke alam raya.
Dari berbagai sumber, migrasi kupu-kupu kuning ini ternyata tidak beda dengan ilmu titen yang dipercaya masyarakat. Kupu-kupu kuning merupakan tanda-tanda akan adanya perubahan musim dari kemarau ke penghujan...