Tim PkM Uniga Dorong Peningkatan Kompetensi UMKM, Tekankan Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi dan Tata Kelola Keuangan
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Dede Nana
07 - Oct - 2024, 04:26
JATIMTIMES - Peranan UMKM dalam mendukung kemajuan sektor perekonomian menjadi satu hal yang tak dapat dinafikan. Maka, untuk menjamin optimisme perkembangan UMKM itu, memerlukan penataan dan penguatan kompetensi sumber daya manusia maupun perbaikan tata kelola usaha.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Gajayana menaruh perhatian besar akan hal ini melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat hibah Kemendikbud Ristek tahun anggaran 2024.
Baca Juga : Tujuh Kali Berturut-turut, Kabupaten Ngawi Raih Predikat A SAKIP
Tim ini beranggotakan 3 orang dosen, yakni Dr Drs Sugeng Mulyono M.M, Ferdian Hendrasto S.E M.SM dan Mitha Endah Aprilia, M.S.Ak, S.S.T.

Salah satu UMKM yang menjadi fokus pengabdian dari Tim PkM LPPM Universitas Gajayana adalah home industri alas kaki Barokah Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Dalam perkembangannya, UMKM ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Meski begitu, dalam pemanfaatan teknologi informasi dan juga tata kelola terkait keuangan masih belum optimal. Berbagai kegiatan, baik dalam promosi ataupun pemasaran selama ini maish dilakukan dengan cara konvensional.
"Maka dari itu, tim pengabdian kemudian melakukan langkah-langkah strategis dalam mendorong peningkatan kapasitas sumberdaya UMKM dengan melaksanakan pelatihan dan pendampingan," jelas Sugeng.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagai salah satu sektor usaha yang berperan penting dalam menggerakkan perekonomian rakyat, sektor UMKM ini perlu terus dikembangkan melalui peningkatan tata kelola bisnis, utamanya bidang pemasaran berbasis teknologi informasi dan manajemen keuangan agar kinerja bisnis dapat meningkat.
Maka, untuk mampu survive dan bersaing saing, saat ini UMKM dituntut untuk adaptif mengikuti perkembangan zaman. Terlebih, pada era digitalisasi saat ini yang merambah pada berbagai aspek, pemanfaatan teknologi menjadi satu keniscayaan dalam mendorong kemajuan UMKM.
Disisi lain, pengelolaan atau manajemen keuangan menjadi hal yang juga penting dan tak terpisahkan dalam usaha UMKM yang berdaya saing. Hal-hal inilah yang kemudian menjadi fokus tim pengabdian untuk terus ditingkatkan.

"Disini kami juga melibatkan mahasiswa melakukan pelatihan bidang digital marketing, akuntasi bisnis dan etos kewirausahaan," jelasnya.
Baca Juga : Final Honda DBL East Java-North 2024 Digelar di DBL Arena Surabaya
Bukan hanya pelatihan, selanjutnya juga dilakukan pendampingan, monitoring dan evaluasi serta bantuan peralatan produksi pada home industry alas kaki Barokah Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada akhir bulan Juli sampai dengan pertengahan bulan Desember 2024.
"Tentu diharapkan kegiatan pengabdian ini dpaat memberikan dampak positif. Produsen lebih update dan optimal dalam usahanya dengan memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial untuk menjual produk mereka. Ditunjang juga dengan pengelolaan keuangan yang baik agar kinerja usaha meningkat, serta ditunjang peralatan usaha yang baik agar proses produksi efektif dan efisien," pungkasnya.
