Momentum Kesaktian Pancasila, Plt Bupati Malang: Pancasila Satu-satunya Azas yang Bisa Persatukan Rakyat
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Dede Nana
01 - Oct - 2024, 02:31
JATIMTIMES - Pada momentum Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang Didik Gatot Subroto berpesan bahwa Pancasila merupakan azas yang dapat mempersatukan rakyat Indonesia.
Menurut Didik, Pancasila merupakan sebuah azas yang bisa mempersatukan rakyat dari berbagai latar belakang yang berbeda, mulai dari agama, suku, hingga bahasa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Meyakini bahwa Pancasila adalah satu-satunya azas yang bisa mempersatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Didik kepada JatimTIMES.com, Selasa (1/10/2024).
Pejabat publik yang merupakan seorang tokoh nasionalis di Kabupaten Malang ini pun menjelaskan, bahwa momentum kesaktian Pancasila diperingati sebagai wujud dari komitmen rakyat Indonesia dalam membentengi diri agar tidak mudah menerima hasutan.
Pasalnya, momentum kesaktian Pancasila ini diawali dari momentum Gerakan 30 September PKI atau G30S/PKI. Di mana gerakan-gerakan dari PKI yang berusaha merong-rong kesatuan dan persatuan rakyat Indonesia melalui hasutan-hasutan serta tindakan-tindakan melawan hukum yang menyebabkan banyak korban meninggal dunia.
Pada peristiwa ini, sebanyak tujuh jenderal, satu kolonel dan satu perwira meninggal dunia yang ditemukan di sumur tua lubang buaya. Di antaranya Jenderal Ahmad Yani, Jenderal Suprapto, Jenderal MT. Haryono, Jenderal S. Parman, Jenderal DI Panjaitan, Jenderal Sutoyo Siswodiharjo, Jenderal Katamso, Kolonel Sugiyono dan Kapten Pierre Tendean.
"Sebenarnya kan momen (30 September) awalnya dari hasutan yang ingin merong-rong, lah itu kan tidak boleh. Maka sebagai bangsa, kita punya kewajiban meneguhkan diri agar kita tidak mudah mendapatkan hasutan," jelas Didik.
Menurutnya, rakyat Indonesia khususnya di Kabupaten Malang harus memiliki sebuah keyakinan serta kepercayaan diri yang kuat dalam hidup berbangsa dan bernegara dengan azas Pancasila.
Maka, di momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2024 yang mengusung tema "Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas" ini, Didik meminta kepada seluruh rakyat Kabupaten Malang tidak mudah terhasut.
"Secara khusus kita mesti memiliki sebuah keyakinan, percaya diri yang kuat, tidak mudah tergoyahkan oleh hasutan-hasutan," pungkas Didik.
