Sejoli Karyawan Hotel di Kota Batu Aborsi Janin Hasil Hubungan Gelap dalam Kamar Mandi
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Nurlayla Ratri
17 - Sep - 2024, 01:23
JATIMTIMES - Pasangan sejoli muda di Kota Batu tega melakukan aborsi janin dalam kandungan yang masih berumur tiga bulan. Mereka adalah GR (20) pria asal Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan perempuan berinisial RN (19), warga Kabupaten Malang. Keduanya teman bekerja di salah satu hotel di Kota Batu.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengungkapkan, praktik aborsi kedua pelaku terungkap berkat informasi dari masyarakat adanya tindakan aborsi di salah satu hotel di Kota Batu. Diduga dilakukan di kamar mandi saat pelaku RN berkontraksi setelah meminum obat penggugur kandungan.
Baca Juga : Bukan Rebahan, Dokter Sarankan Lakukan ini Setelah Berolahraga Lari
"Dari informasi masyarakat yang mengetahui, kemudian dilaporkan kepada Polres Batu tanggal 3 September hari Selasa siang, sesaat setelah diduga adanya peristiwa aborsi," ungkap Andi dalam di Mapolres Batu, Selasa (17/9/2023).
Polres Batu kemudian melakukan penyelidikan dan ditemukan bahwa janin bayi itu masih berusia sekitar 3 bulan atau masih dalam bentuk gumpalan. Janin tersebut ternyata dibuang di kloset dalam kamar mandi hotel.
Pasangan muda ini diketahui berpacaran selama satu tahun ini sepakat menggugurkan kandungan usai sang perempuan dinyatakan hamil. Hubungan gelap mereka tidak didukung oleh masing-masing orang tua pelaku.
Dikatakan, pada bulan Juni perempuan berinisial RN, yang biasanya datang bulan, ternyata tidak datang bulan. Pelaku memeriksakan kepada bidan maupun dokter. Barulah diketahui ada janin. Malu karena hamil di luar nikah, kedua pelaku kemudian bersepakat untuk digugurkan.
"Mereka menggugurkan kandungan dengan obat Misoprostol yang dibeli dari toko online. Dikonsumsi tiga kali sehari pada bulan Agustus, namun sempat tidak berhasil (mengugurkan)," kata Andi.
Jumlah takaran obat kemudian dinaikkan menjadi 8 kali sehari. Hingga akhirnya pelaku RN berkontraksi. Sehingga janin dikeluarkan dari perut pelaku.
"Kurang lebih usia janin sekitar 11 minggu atau kurang lebih 13 minggu," ucapnya.
Baca Juga : Baca Selengkapnya