Dramatis, Jatim Amankan Emas Pertama Balap Sepeda MTB di PON XXI 2024
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
A Yahya
05 - Sep - 2024, 04:31
JATIMTIMES - Medali emas pertama balap sepeda MTB pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 menjadi milik Jawa Timur (Jatim). Emas tersebut diamankan Jatim dari balap sepeda MTB nomor cross country team relay.
Dalam perlombaan yang digelar di Taman Hutan Raya Bukit Barisan, Karo, Kamis (5/9/2024), itu Jatim menang secara dramatis. Pasalnya, Jatim sempat tertinggal jauh dari atlet Jawa Barat (Jabar) di pembalap kedua.
Baca Juga : Mahfud MD Desak KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi Kaesang - Erina Gudono
Namun, tim Jatim mampu menyalip Jabar pada pembalap ketiga. Bahkan, yang paling tidak terduga, pembalap ketiga Jatim masuk garis finish dengan jarak waktu lebih dari satu menit di depan pembalap Jabar.
Alhasil, Jatim menjadi yang terbaik dengan catatan 42:55,647 menit. Disusul kemudian Jabar yang harus puas dapat medali perak dengan membukukan waktu 44:00,542 menit. Di tempat ketiga, Bali meraih perunggu dengan catatan waktu 44:33,260 menit.
"Kemenangan yang luar biasa. Meski sempat tertinggal, kerja keras anak-anak mengantarkan Jatim meraih medali emas pertama dari MTB," kata pelatih yang juga Kepala Bidang Prestasi Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jatim Sugeng Tri Hartono.
Jatim beranggotakan Bima Jamaludin Abdul Jafarob, Elvia Tri Wulandari, dan Adrian Kurniawan. Sedang tiga pembalap Jabar adalah Muhammad Dankin, Novia Dwi Sapitri, dan Mohammad Rafly Fadillah. Bali sendiri berisikan Dimas Tegar Bagaskara, Ida Ayu Manio Laksmi Dewi, dan Pande Made Jaya Sedana Putra.
Pada perlombaan kali ini, banyak yang tak menduga Jatim menjadi pemenangnya. Sebab, pembalap kedua Jatim Elvia Tri Wulandari, tertinggal jauh dari pembalap kedua Jabar Novia Dwi Sapitri.
Pembalap ketiga Jatim Adrian Kurniawan pun memulai start dengan selisih 1 menit 30 detik dari pembalap ketiga Jabar Mohammad Rafly Fadillah. Semua mengira Jabar yang bakal meraih medali emas.
Bahkan, jajaran pengurus ISSI Jabar dan para pelatih sudah bersiap menyambut pembalapnya di garis finish. Tapi, ternyata yang muncul di tikungan terakhir adalah pembalap Jatim Adrian Kurniawan. Kini, Adrian Kurniawan adalah pahlawan bagi Jatim.
Baca Juga : Lepas Kafilah MTQ XXX Samarinda, Pj. Gubernur Jatim Optimistis Bisa Pertahankan Juara Umum
"Saya tahu kalau saya tertinggal. Saat mengayuh, saya tidak memikirkan pembalap Jabar. Yang ada dalam pikiran saya adalah orang tua. Saya ingin membanggakan mereka, maka saya harus menang," ungkap Adrian.
Pembalap asal Blitar itu pun mengayuh pedal secepat mungkin. Tepat di trek lurus di kilometer kedua, Adrian mampu mendekat sekaligus menyalip pembalap Jabar. Bahkan, dia langsung melesat meninggalkan lawannya tersebut dan finish dengan selisih waktu lebih dari satu menit.
Medali emas ini dipersembahkan para atlet Jatim khususnya bagi orang tua mereka. "Medali emas ini kami persembahkan untuk orang tua," ujar Adrian.
Hal senada juga disampaikan Elvia Tri Wulandari. Terlebih, medali emas ini menjadi yang pertama baginya di ajang PON. "Ini medali emas pertama di PON. Ini untuk orang tua saya," sebut pembalap asal Lumajang tersebut.
