Risma Berjanji Tata Pedagang di Kawasan Makam Bung Karno

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy

05 - Sep - 2024, 07:43

Risma berdialog dengan para pedagang di kawasan .akam Bung Karno, Blitar, sambil menyerap aspirasi mereka.


JATIMTIMES - Setelah melakukan ziarah ke makam Bung Karno pada Rabu sore 4 September 2024, bakal calon gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini bersama pasangannya, Gus Hans, meluangkan waktu untuk menikmati kuliner khas Blitar. Mereka memilih menyantap nasi pecel legendaris Mbok Bari yang berada tidak jauh dari kawasan wisata makam Bung Karno.

Dengan berjalan kaki dari makam, Risma dan Gus Hans menyapa beberapa pedagang di sepanjang jalan sebelum akhirnya sampai di warung nasi pecel.

Baca Juga : 8 Cara Hidup Sehat ala Rasulullah SAW

Momen tersebut tidak hanya digunakan Risma untuk menikmati kuliner, tetapi juga sebagai kesempatan berdialog dengan para pedagang kaki lima (PKL) yang berada di area makam Bung Karno. Dalam kesempatan itu, Risma menyerap aspirasi dan keluhan dari para pedagang yang merasakan dampak resesi ekonomi.  Menurut pedagang, meski jumlah pengunjung kawasan makam sudah selalu ramai, banyak peziarah yang hanya berkunjung tanpa membeli dagangan mereka.

Risma menyatakan bahwa keluhan para pedagang ini menjadi perhatian utamanya. “Kampanye turun seperti ini justru saya gunakan untuk mendengar. Pedagang di sini banyak, dan tantangannya beragam. Kita tidak bisa hanya mengandalkan jumlah pengunjung yang semakin besar. Harus ada solusi lain,” ucapnya sambil berinteraksi dengan salah satu pedagang.

Risma mengakui bahwa persoalan ini membutuhkan strategi dan penataan yang lebih baik agar para pedagang tidak saling bersaing. Dia mengungkapkan, salah satu langkah yang bisa diambil adalah pemetaan produk dagangan yang dijual. "Nanti akan kita mapping. Tidak semua pedagang menjual barang yang sama, supaya tidak terjadi persaingan antarsesama pedagang yang membuat mereka kesulitan bertahan," jelasnya.

Selain membahas persoalan pedagang, Risma juga menyampaikan beberapa permasalahan lain yang dia dengar selama kampanye, khususnya yang terkait dengan perekonomian masyarakat Jawa Timur. Ia menyoroti sektor perikanan di daerah selatan seperti Trenggalek,  banyak nelayan harus berutang sebelum melaut. Akibatnya, ketika mereka kembali, hasil tangkapan harus dijual dengan harga rendah karena tekanan utang.

 "Ini tidak bagus, mereka terjebak dalam kemiskinan yang terus berulang. Kita harus mencari pola yang dapat membantu mereka keluar dari siklus itu,” ujar Risma.

Risma yang sebelumnya menjabat sebagai menteri sosial juga mengatakan bahwa timnya di Kementerian Sosial telah berhasil menurunkan angka kemiskinan melalui program pemberdayaan. Menurut dia, formula yang berhasil diterapkan di Surabaya saat ia menjabat sebagai wali kota juga dapat diadopsi di daerah lain di Jawa Timur.

Saat disinggung soal niatnya maju sebagai calon gubernur Jawa Timur, Risma menegaskan bahwa pendekatannya selalu berbasis pada mendengarkan keluhan dan harapan masyarakat. "Di sini saya mendengar mimpi-mimpi mereka dan tantangan yang dihadapi. Dari situ, kita bisa merumuskan strategi yang tepat," tambah Risma.

Baca Juga : Umat Katolik Malang Berangkat ke Jakarta Ikuti Misa Akbar Paus Fransiskus

Gus Hans, yang mendampingi Risma selama kunjungan tersebut, juga sependapat bahwa dialog dengan masyarakat dan pedagang menjadi kunci dalam menyusun program ke depan. "Apa yang kami dengar hari ini akan kami bawa dalam penyusunan kebijakan ke depan, agar solusi yang kami tawarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Gus Hans.

Risma berjanji akan kembali ke Blitar untuk menindaklanjuti aspirasi yang sudah dia dengar. Dia menyebut bahwa potensi ekonomi yang ada di Jawa Timur, khususnya di sektor perikanan dan pertanian, bisa dikembangkan dengan perencanaan yang matang. 

"Sebenarnya potensi di Jawa Timur itu banyak, terutama di perikanan dan pertanian. Cuma kita harus pakai strategi yang tepat," pungkas Risma sebelum melanjutkan perjalanan menuju destinasi berikutnya di Kota Blitar. 

Melalui dialog dan interaksi langsung dengan masyarakat, Risma berharap bisa membawa perubahan nyata di masa depan, baik bagi para pedagang di Makam Bung Karno maupun bagi masyarakat Jawa Timur secara keseluruhan.


Topik

Politik, Tri Rismaharini, Pilgub Jatim, Risma, makam Bung Karno, dialog,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette