Dua Paslon Pilkada Kota Blitar Dinyatakan Sehat dan Bebas Narkoba
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
03 - Sep - 2024, 04:30
JATIMTIMES – Dua pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar, yakni pasangan Bambang Rianto- Bayu Setyo Kuncoro dan Syauqul Muhibbin- Elim Tyu Samba, dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan oleh Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang.
Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya, dalam pernyataan resminya pada Selasa (3/9/2024), menyampaikan bahwa kedua pasangan tersebut memenuhi syarat untuk melanjutkan tahapan Pilkada setelah dinyatakan sehat secara jasmani dan rohani, serta bebas dari narkoba.
Baca Juga : Energi Positif Pilkada Batu
Rangga Bisma menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian penting dari tahapan Pilkada yang wajib dilalui oleh semua calon kepala daerah. Pemeriksaan dilakukan pada 30-31 Agustus 2024 di RSSA Kota Malang, dengan fokus pada kesehatan jasmani dan tes narkoba. Selama proses pemeriksaan, setiap pasangan calon didampingi oleh tim kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar untuk memastikan prosedur berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Kami baru saja menerima hasil pemeriksaan kesehatan kedua pasangan calon, dan dengan senang hati saya sampaikan bahwa mereka dinyatakan mampu secara jasmani dan rohani, memenuhi syarat, serta tidak terindikasi narkoba. Ini berarti keduanya layak untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya dalam proses Pilkada," ungkap Rangga Bisma.
Dengan keluarnya hasil pemeriksaan ini, KPU Kota Blitar kini bersiap melanjutkan tahapan berikutnya, yakni verifikasi administrasi. Jika kedua pasangan calon lolos verifikasi administrasi, mereka akan ditetapkan sebagai pasangan calon resmi pada 22 September 2024. Tahapan verifikasi administrasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua persyaratan dokumen yang diperlukan telah dipenuhi oleh masing-masing pasangan calon.
Pilkada Kota Blitar 2024 menjadi ajang persaingan dua pasangan calon yang didukung oleh partai-partai besar. Pasangan Bambang Rianto-Bayu Setyo Kuncoro, yang didukung oleh PDI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golongan Karya (Golkar), dan partai-partai non-parlemen, dihadapkan dengan pasangan Syauqul Muhibbin-Elim Tyu Samba, yang didukung oleh koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Nasional (PKN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai NasDem.
Kedua pasangan calon ini memiliki basis dukungan yang kuat di Kota Blitar, dan hasil pemeriksaan kesehatan ini tentunya memberikan dorongan semangat bagi masing-masing tim sukses untuk melanjutkan kampanye mereka. Pilkada Kota Blitar kali ini diprediksi akan berlangsung ketat, mengingat masing-masing pasangan calon didukung oleh partai-partai yang memiliki pengaruh besar di tingkat lokal dan nasional.
Dengan tahap pemeriksaan kesehatan yang telah dilalui dengan baik, KPU Kota Blitar berharap proses Pilkada dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Rangga Bisma juga mengimbau kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Pilkada, termasuk para pendukung masing-masing pasangan calon, untuk tetap menjaga kondusivitas dan mematuhi aturan yang berlaku agar Pilkada Kota Blitar 2024 dapat berjalan dengan aman dan damai.
Baca Juga : Sempat Tertunda, Penyaluran Kain Seragam Gratis Siswa Baru di Kota Blitar Akhirnya Dimulai
"Kami berharap seluruh elemen masyarakat, terutama para pendukung pasangan calon, dapat berpartisipasi secara aktif namun tetap menjaga ketertiban selama tahapan Pilkada berlangsung. Mari kita sukseskan Pilkada Kota Blitar ini dengan semangat demokrasi yang tinggi," tambah Rangga Bisma.
Pilkada Kota Blitar 2024 tidak hanya menjadi ajang pertarungan politik, tetapi juga momen penting bagi masyarakat Kota Blitar untuk menentukan arah pembangunan daerah mereka selama lima tahun ke depan. Kedua pasangan calon diharapkan dapat menyampaikan visi dan misi mereka dengan baik kepada masyarakat, sehingga warga Kota Blitar dapat memilih pemimpin yang terbaik untuk memajukan kotanya.
Dengan hasil pemeriksaan kesehatan yang positif, kedua pasangan calon kini bersiap untuk menghadapi tahapan selanjutnya, termasuk kampanye yang akan dimulai dalam waktu dekat. Masyarakat Kota Blitar diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan Pilkada dengan baik dan memberikan suara mereka pada hari pemilihan yang akan datang.
