BPBD Kota Blitar Siapkan Puluhan Tandon Air Antisipasi Kekeringan
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Dede Nana
24 - Aug - 2024, 08:32
JATIMTIMES - Dalam upaya antisipasi kekeringan di musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar telah menyiapkan puluhan tandon air. Kepala BPBD Kota Blitar, Agus Suherli, mengungkapkan bahwa meskipun saat ini belum ada laporan resmi mengenai kekeringan dari masyarakat, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah proaktif untuk menghadapi kemungkinan kekurangan air di masa depan.
Agus Suherli menjelaskan bahwa BPBD Kota Blitar telah menyiapkan 21 unit tandon air yang masing-masing memiliki kapasitas 1.200 liter. "Sebagai langkah tambahan, kami menerima 15 unit tandon air dari BPBD Provinsi Jawa Timur. Penambahan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penampungan air bersih di Kota Blitar," ungkapnya, Jumat (24/8/2024).
Baca Juga : Prakiraan Cuaca Jatim Sabtu 24 Agustus: Hujan Lokal di Malang Sore Hari
Menurut Agus, dengan kapasitas yang ada saat ini, BPBD Kota Blitar berupaya memastikan pasokan air bersih tetap mencukupi jika kekeringan terjadi.
Kepala BPBD juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan jika mereka menghadapi masalah kekeringan. "Kami meminta masyarakat untuk segera menghubungi kelurahan atau langsung ke BPBD jika mengalami kesulitan terkait air bersih. Laporan dari masyarakat sangat penting agar kami bisa melakukan tindakan yang cepat dan tepat dalam mengatasi masalah tersebut," tambah Agus.
Peningkatan jumlah tandon air ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi Kota Blitar, mengingat potensi kekeringan yang dapat terjadi akibat perubahan iklim dan pola cuaca ekstrem. Dalam situasi kekeringan, pasokan air bersih menjadi salah satu isu utama yang harus diatasi untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan warga.
Agus Suherli juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau. "Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dapat membantu mengurangi dampak kekeringan. Dengan persiapan yang matang dan respon yang cepat, kami berharap dapat meminimalisir dampak negatif dari kekeringan bagi masyarakat Kota Blitar," tuturnya.
Baca Juga : Demo Tolak RUU Pilkada, Mahasiswa dan Masyarakat Sipil di Kediri Ricuh
Pihak BPBD Kota Blitar juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk memastikan bahwa semua langkah yang diambil efektif dan sesuai dengan kebutuhan. Agus menambahkan bahwa meskipun saat ini belum ada laporan kekeringan, kesiapan dan kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama.
Dengan upaya tersebut, BPBD Kota Blitar berharap dapat menghadapi musim kemarau dengan lebih baik dan mengurangi risiko kekeringan yang dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari warga. Kesiapan ini juga mencerminkan komitmen BPBD dalam menjaga ketahanan dan keberlanjutan pasokan air bersih di Kota Blitar.
