Pemancing Tenggelam di Tanjung Sirap Tak Ditemukan hingga 7 Hari Pencarian

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

23 - Aug - 2024, 08:12

Personel SAR gabungan yang dikerahkan dalam pencarian seorang pemancing yang dilaporkan hilang tenggelam di Pantai Tanjung Sirap pada Jumat (23/8/2024). (Foto: Satpolairud Polres Malang for JatimTIMES)


JATIMTIMES - Hingga hari terakhir pencarian, Alvin Nur Hidayat (35)  warga Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang,  belum ditemukan, Jumat (23/8/2024). Pemancing tersebut dilaporkan tenggelam di Pantai Tanjung Sirap  tujuh hari lalu.

"Masih belum ketemu. Hanya topinya yang kemarin itu  yang ditemukan. Lainnya belum ada," ungkap Kasatpolairud Polres Malang AKP Slamet Subagyo  Jumat (23/8/2024) malam.

Baca Juga : Kekeringan Meluas, Ratusan Keluarga di 8 Desa Kabupaten Blitar Terdampak Krisis Air

Tim search and rescue (SAR) yang sempat dibagi menjadi beberapa tim search and rescue unit (SRU) untuk melakukan pencarian kemudian melakukan analisis dan evaluasi. Lantaran adanya beberapa pertimbangan, tim SAR gabungan akhirnya memutuskan  pencarian dihentikan.

"Ini sudah hari ke tujuh. Manakala tidak perlu ada penambahan waktu terkait dengan upaya pencarian, berarti ditutup," imbuh Subagyo.

Selama pencarian yang telah sesuai standard operating procedure (SOP) yang berlangsung dalam tujuh hari tersebut, menurut Subagyo, tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian hingga perbatasan wilayah Kabupaten Malang. Namun sayangnya, korban belum ditemukan hingga akhirnya SAR pencarian dihentikan.

"(Pencarian) kalau arah barat, sampai perbatasan Kabupaten Malang. Sedangkan kalau arah timurnya, sampai di Sendangbiru dengan dibantu sama nelayan. Pencarian sejauh sekitar empat mil," tuturnya.

Sekadar informasi, personel gabungan turut dilibatkan dalam serangkaian  pencarian korban. Unsur SAR yang terlibat tersebut di antaranya meliputi SAR Surabaya, Polsek dan Koramil Bantur, Pos AL Sendangbiru, Satpolairud Polres Malang, pengelola Pantai Jembatan Panjang Tanjung Sirap, sejumlah relawan, masyarakat hingga nelayan setempat.

Baca Juga : Aksi Mahasiswa di Blitar Ricuh: Bawa Replika Pocong dan Keranda Mayat, Desak DPRD Terpilih Jangan Jadi 'Tikus Kantor'

Selain melibatkan sejumlah unsur, dalam pencarian tersebut, para personel juga dilengkapi beberapa alat penunjang yang meliputi rescue car, perahu jukung Basarnas, peralatan water rescue, alat komunikasi, hingga alat medis.

"Teknis-teknis itu kita koordinasikan di lapangan. Sebenarnya sudah maksimal, tapi mungkin ya belum rezeki ketemu. Kami sudah upaya sebetulnya selama tujuh hari ini," pungkas Subagyo.

Sebagaimana diberitakan, seorang pemancing dilaporkan tenggelam saat memancing ikan di kawasan Pantai Tanjung Sirap, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Sabtu (17/8/2024). Korban dilaporkan hilang tenggelam saat berupaya mengambil kail pancing miliknya yang tersangkut di tebing.


Topik

Peristiwa, Pencarian orang, pemancing hilang, orang hilang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette