Hizbullah Meradang, Sampaikan Ancaman ke Israel: Tunggu Pembalasan Kami

Reporter

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

02 - Aug - 2024, 11:56

Pemimpin kelompok Hizbullah Hassan Nasrallah. (Foto REUTERS)


JATIMTIMES - Kematian pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Iran dan komandan utama Hizbullah Fuad Shukr dalam serangan Israel di Beirut, ibu kota Lebanon, membuat Hizbullah meradang. 

Pemimpin kelompok Hizbullah Hassan Nasrallah punya pesan keras yang ditujukan terhadap Israel. Dia mengatakan bahwa kematian Fuad dan Ismail telah "melewati" garis merah.

Baca Juga : Korban Meita Irianty Bertambah Menjadi Dua Orang

"Anda tidak tahu garis merah apa yang telah Anda lewati," ujarnya dalam pidato yang disiarkan di pemakaman  Fuad Shukr, dilansir Al Arabiya dan AFP, Jumat (2/8/2024).

Nasrallah lalu menyebut pihaknya akan memberikan balasan yang setimpal terhadap Israel atas kematian dua tokoh itu. "Musuh dan mereka yang berada di belakang musuh harus menunggu pembalasan kami yang tak terelakkan," ujar Nasrallah. 

Nasrallah memperingatkan kelompok itu akan memberikan "respons nyata, bukan simbolis".

Sementara itu,sebelumnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Kamis (1/8) bahwa Israel siap untuk setiap "agresi" menyusul ancaman pembalasan atas pembunuhan Haniyeh dan Shukr.

Pemerintah Israel hingga kini belum mengonfirmasi ataupun membantah keterlibatan dalam pembunuhan Haniyeh. Namun, Israel telah mengumumkan bahwa mereka telah "menghabisi" Shukr, menyebutnya sebagai "komandan militer paling senior" Hizbullah dan "tangan kanan" Nasrallah.

Baca Juga : Kronologi Tewasnya Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, Terakhir Hadiri Pelantikan Presiden Iran

Israel juga menyalahkan Shukr atas serangan roket akhir pekan di Dataran Tinggi Golan yang dianeksasi Israel. Serangan itu menewaskan 12 anak-anak dan remaja. 

Namun, hal itu telah dibantah Hizbullah. "Kami, di semua lini pendukung, telah memasuki fase baru," kata Nasrallah, merujuk pada Hizbullah dan kelompok-kelompok lain yang didukung Iran, yang telah menargetkan Israel sebagai dukungan terhadap Hamas yang tengah berperang melawan Israel di Jalur Gaza.

"Pertempuran terbuka di semua lini," ujarnya, seraya menambahkan, “Eskalasi kami akan bergantung pada perilaku dan reaksi musuh.” 


Topik

Internasional, Hizbullah, Hamas, Israel, Lebanon, Palestina, ancaman pembalasan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette