Atasi Pencemaran Laut, Pemkab Situbondo Gandeng Nelayan Bersihkan Pantai
Reporter
Wisnu Bangun Saputro
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
17 - May - 2024, 09:14
JATIMTIMES – Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) menggandeng nelayan untuk turut serta membersihkan sampah yang ada di bibir pantai, hal ini dilakukan dalam rangka menjaga kelestarian laut agar tidak tercemar.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (kabid) Pemberdayaan Nelayan Disnakkan Situbondo Roy Hidayat mengatakan, dirinya melibatkan 80 nelayan untuk membersihkan sampah yang ada di pesisir Desa/Kecamatan Banyuglugur selama satu minggu ini.
Baca Juga : Turun ke Jalan, Jurnalis Blitar Gelar Aksi Tolak Revisi UU Penyiaran
"Ada lima ton lebih sampah plastik yang kami kumpulkan. Sampah yang terkumpul itu akan didaur ulang agar bisa bermanfaat," ujarnya, Jumat (17/8/2024).
Selain itu, Pria yang akrab disapa Roy itu menyatakan, sampah yang sudah terkumpul itu akan dikirim ke tempat bank sampah, dirinya menyebutkan beberapa tempat yang sudah siap untuk menampung sampah tersebut, khususnya wilayah Banyuglugur.
"Kami sudah komunikasikan dengan bank sampah. kebetulan lokasi masih di wilayah Banyuglugur. Jadi bisa langsung diangkut,” ucapnya.
Dikatakan, bahwa hasil penjualan dan daur ulang sampah tersebut akan diserahkan kepada nelayan. "Makanya ketika mereka mendapatkan hasil dari sampah plastik itu nantinya ketika ada sampah yang menumpuk tidak dibiarkan, melainkan bisa dijual,” cetusnya.
Banyaknya sampah yang ada di pesisir pantai ini, kata Roy menjadi tanggungjawab bersama. Harapannya tidak ada lagi sampah yang menumpuk. Sebab, itu dapat menyebabkan laut tercemar.
Baca Juga : Resep Ayam Pop Ala RM. Pagi Sore, Bisa Bikin Sendiri Di Rumah, Lebih Murah
"Banyaknya sampah ini penyebabnya karena kesadaran masyarakat membuang sampah ke sungai masih minim. Karena ketika sampah itu dibuang ke sungai pasti muaranya ke pantai," jelasnya.
Roy mengimbau, masyarakat untuk lebih sadar tentang dampak buruk jika sampah itu menumpuk di laut. Sebaiknya sampah yang ada bisa didaur ulang atau pun dibuang pada tempat yang sudah disediakan.
"Sampah kotor mempengaruhi terhadap biota laut, khususnya biota yang menempati pesisir dan pantai. Seperti anak ikan, bibit crustasi, kepiting, kerang. Karena kalau sampahnya banyak, kandungan kimianya itu yang menyebabkan pencemaran," pungkasnya.
