Banyak Temuan Pelanggaran Pemilu 2024, Bawaslu Kota Batu Tekankan Pengawasan Partisipatif Pilkada
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Dede Nana
25 - Apr - 2024, 01:01
JATIMTIMES - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batu mengevaluasi penjalanan pengawasan Pemilu pada Februari 2024 lalu. Hal ini menjadi bekal menjelang helatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November mendatang. Bawaslu menekankan kolaborasi pengawasan yang partisipatif banyak pihak.
Dikatakan Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kota Batu Yogi Eka Chalid Farobi, dalam Pemilihan Umum 2024, capaian kinerja Bawaslu Kota Batu dalam pendidikan dan pemberdayaan kader pengawas partisipatif sudah baik. Bawaslu sudah berupaya mengedukasi melalui berbagai kegiatan, baik pelatihan maupun sosialisasi dan juga forum warga.
Baca Juga : Daftar Tarif Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2024
"Kami banyak mendapatkan informasi pelanggaran, khususnya berkaitan dengan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dari teman-teman jurnalis dan kader pengawas partisipatif. Tentu itu sangat membantu kami dalam pengawasan, kedepan peelu ditingkatkan," ujarnya dalam evaluasi pengawasan partisipatif Bawaslu, di Hotel Lembah Metro, Kota Batu, Rabu (24/4/2024).
Untuk diketahui, pelaksana evaluasi pengawasan partisipatif Pemilu 2024 oleh Bawaslu tersebut, menghadirkan mitra Bawaslu meliputi Media Massa, Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS), Organisasi Kemasyarakatan Kepemudaan (OKP) dan Lembaga Profesi dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Malang.
Dalam kesempatan itu, Bawaslu kembali mengimbau para pengawas untuk mengajak masyarakat menjadi pengawas partisipatif yang turut serta aktif di Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024 di Kota Batu.
"Pertahankan semangat bersama untuk bisa mengawal Pilkada," seru Yogi.
Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Targetkan KLA Utama untuk Kota Malang
Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan pengawasan pilkada 2024 yakni, banyaknya masyarakat yang semakin antusias terlibat dalam pengawas partisipatif, menginformasikan dan melaporkan pelanggaran.
"Prinsipnya kami menjaga Pemilu 2024 berjalan damai dan kondusif. Kami harap Pilkada pun demikian. Kita harus semangat mengawal Pilkada dan tetap berkolaborasi dalam pengawasan partisipatif," imbuh Yogi.
