Pemilik Warung di Sukun Malang, Jadi Korban Peredaran Uang Palsu Rp 100 Ribu

Reporter

Irsya Richa

Editor

A Yahya

28 - Mar - 2024, 04:19

Uang palsu yang diunggah pada sosial media Instagram. (Foto: Tangkapan layar @informasimlg)


JATIMTIMES - Peredaran uang palsu harus diwaspadai menjelang Idulfitri. Warga Kota Malang sudah menjadi korban yakni Aminah (62) terjadi pada warungnya bernama Barokah di simpang empat Jalan Karel Sadsuitubun, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Selasa (26/3/2024). 

Kejadian yang menimpa Aminah itu kini tengah ramai khususnya di media sosial Malang Raya. Aminah menceritakan kronologi yang dialaminya pada Rabu (27/3/2024).

Baca Juga : Update Gate 13 Stadion Kanjuruhan: Tak Jadi Dibongkar

Bermula pada pukul 11.30 terdapat pembeli yang memiliki gestur badan tinggi menggunakan jaket membeli rokor 1 pak di warung Barokah. Kemudian pembeli itu membayar dengan uang Rp100 ribu. “Saya bilang uangnya kok baru banget mas, tapi orangnya diam saja,” ungkap Aminah. Karena harga rokok Rp26 ribu, Aminah bergegas untuk memberikan uang kembalian sebesar Rp74 ribu. 

Setelah pembeli itu menerima uang kembalian, langsung bergegas dengan cepat menggunakan kendaraan roda dua yang ada di samping warung. 

Aminah mengaku sempat curiga saat menerima uang dari pelaku tersebut, sebab warnanya pudar dan tidak begitu jelas dengan warna uang pada umumnya. Kemudian untuk meyakinkan uang itu, bertanya kepada seorang sopir angkutan umum yang datang ke warungnya.

“Ternyata kecurigaan saya benar, ternyata palsu,” imbuh Aminah. Karena itu, anak Aminah langsung memviralkan kejadian yang menimpa ibunya yang tulang punggung keluarga.

Baca Juga : Polres Malang Beberkan Tips Terhindar Uang Palsu, Ciri-cirinya Juga Bisa Diketahui Tuna Netra

“Mohon jika merasa menipu, tolong dikembalikan, kasihan Ibunya adalah tulang punggung keluarga, dan seharian ini warungnya sepi,” ungkap keterangan pada unggahan @informasimlg.

Terpisah Kapolsek Sukun AKP Yoyok Ucuk Suyono membenarkan kejadian yang menimpa Aminah. Laporan yang diterima akan diteruslan dengan melakukan penyelidikan. "Iya, memang benar. Sampai saat ini, kami masih melaksanakan penyelidikan," terang Yoyok.


Topik

Peristiwa, uang palsu, peredaran uang palsu, kota malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette